1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (218 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 01 February, 2009 - 7:00 AM

3 Cara Menjadi Penguasa Waktu dan Bukan Budaknya

Saya terus-menerus mendengar tentang individu yang mencoba mengatur waktu mereka. Tidak ada keraguan bahwa orang-orang sukses tahu bagaimana mengatur waktu dan menyelesaikan banyak tugas dengan 24 jam yang tersedia.

Apakah menurut Anda orang-orang sukses mengatur waktu mereka dengan benar, atau apakah mereka mengendalikannya? Mengapa Warren Buffet membeli jet pribadi? Karena dia ingin terlihat bagus, atau karena dia mengerti bahwa waktu adalah aset Anda yang paling berharga? Dia mengerti bahwa waktu harus dikendalikan, bukan diatur. Dia menyediakan waktu dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghadiri pertemuan bisnis.

“Kabar buruknya adalah waktu berlalu. Kabar baiknya adalah Anda adalah pilotnya.” – Michael Altshuler

Tidak ada yang diukur tanpa jarak. Oleh karena itu, waktu diukur dengan jarak. Jika Anda mengurangi jarak, Anda menghemat dan mengontrol waktu. Warren memahami ini. Bagaimana pun, waktu hanyalah ilusi yang diciptakan. Pikiran Anda seharusnya tidak fokus pada waktu, tetapi menjadi sangat produktif, sehingga Anda lupa jam berapa sekarang.

Faktanya, mengatur waktu itu dengan sendirinya membuang-buang waktu! Melacak ke mana waktu Anda pergi, dan merencanakan bagaimana Anda akan mengelolanya, menggunakan energi, yang sebenarnya dapat digunakan untuk bergerak menuju tujuan Anda. Itu adalah tugas tersendiri jika Anda memikirkannya.

Berikut adalah 3 Cara Menjadi Penguasa Waktu dan Bukan Budaknya:

1. Bertanggung jawab

Langkah pertama untuk mengontrol waktu adalah mengambil tanggung jawab untuk itu. Berhenti mengatakan Anda tidak punya cukup waktu. Ya, Anda tidak menggunakannya atau melakukan pekerjaan itu. Waktu tidak pernah merugikan Anda. Ini sebenarnya dimaksudkan untuk keberhasilan Anda. Oleh karena itu, buatlah waktu bekerja untuk Anda dengan tidak menyalahkannya, dan lihatlah saat Anda mencapai banyak tujuan dalam kerangka waktu yang lebih singkat.

2. Bekerja dalam interval waktu

Banyak orang memiliki rentang perhatian yang pendek, atau mungkin Anda tidak tertarik dengan apa yang Anda lakukan. Sederhananya, bekerja dalam interval waktu kecil. Tidak ada yang diukur tanpa jarak. Dengan itu, Anda harus mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sesuatu. Bahkan jika itu membutuhkan jeda konstan, Anda harus mewujudkannya dengan cara apa pun yang diperlukan.

Jika Anda kehilangan fokus, bekerjalah dalam interval 15 menit. Dan jika Anda bisa melakukannya lebih lama dan 15 menit terlalu pendek, kerjakan dalam interval 30 menit. Dan seterusnya. Lakukan apa pun yang harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda dan menjadi produktif. Dengan melakukannya, Anda mengontrol waktu, dan bukan menjadi konsumennya.

3. Buat daftar aktivitas yang boros

Ini mungkin salah satu tugas paling produktif yang dapat Anda lakukan. Seringkali kita tidak menyadari mengapa kita tidak memiliki cukup waktu sepanjang hari untuk menyelesaikan tugas. Padahal, sebagian besar waktu sudah kita isi dengan tugas-tugas kita. Bagaimana mengantisipasinya? Anda harus membuat daftar, tuliskan setiap aktivitas yang sering Anda lakukan, yang tidak membantu Anda mencapai tujuan; misalnya, media sosial atau teknologi yang mengalihkan perhatian Anda dan membuang-buang waktu.

Pada sesi Business Coaching, saya sering melihat Coachee saya, menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial ketika pertama kali memulai bisnisnya. Ini memperpanjang waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek klien, dan itu membuat saya sangat tidak beruntung karena tidak memenuhi tenggat waktu. Saya segera menghentikannya dan langsung menggandakan produktivitas Coachee saya dan mengembangkan basis bisnisnya.

“Dia yang setiap pagi merencanakan transaksi hari itu dan mengikuti rencana itu, membawa seutas benang yang akan membimbingnya melewati labirin kehidupan yang paling sibuk.” – Victor Hugo

Semakin cepat Anda menyadari bahwa waktu hanyalah konsep yang dibuat-buat, semakin cepat Anda dapat mengontrol dan mengendalikannya. Waktu Indonesia Timur tidak sama dengan Waktu Indonesia Tengah dan Waktu Indonesia Barat. Waktu Anda tidak sama dengan waktu saya. Siapa peduli? Yang paling penting adalah menyelesaikan sebanyak mungkin pekerjaan, pada saat Anda sudah bangun. Berhentilah mengatur waktu, jadilah pengendali waktu, dan perhatikanlah, meningkatnya kemakmuran hidup Anda.

Nah Sahabat. Apa cara Anda untuk dapat meningkatkan kualitas hidup Anda melalui manajemen waktu yang lebih baik?

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (218 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *