1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (156 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 24 January, 2011 - 9:00 PM

Langkah-Langkah PERBAIKAN PRESTASI Kerja

Bicara mengenai sumber daya manusia, khususnya di suatu perusahaan, memang tidak akan pernah berhenti di satu titik. Banyak manajemen perusahaan menerapkan berbagai cara untuk bisa menciptakan suatu lingkungan atau suasana, yang akan mendorong setiap individu di perusahaan untuk menyumbangkan kinerja positif bagi tujuan dan sasaran perusahaan itu. Ada ratusan cara manajemen untuk melakukan perbaikan kinerja di perusahaannya.


Nah, ini ada ringkasan catatan kecil saya, dari workshop bertema “Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia” yang pernah saya ikuti beberapa tahun lalu. Ada beberapa langkah sederhana dapat diterapkan, dan saya pikir bisa efektif bagi manajemen perusahaan untuk mengembangkan sumber daya manusianya. Penerapan langkah-langkah anjuran di bawah ini akan menghasilkan perbaikan prestasi kerja para pegawai Anda:

  • Buatlah garis besar sederhana mengenai fungsi-fungsi yang harus dilakukan. Langkah ini harus memuat pernyataan yang dapat dipahami, mengenai apa yang harus dikerjakan orang, wewenang apa yang mereka miliki, dan apa hubungan mereka dengan orang lain.
  • Buatlah pernyataan sederhana mengenai harapan prestasi kerja. Mungkin pada awalnya cukup sulit membuat standar prestasi kerja. Meskipun demikian, upaya keras untuk membuat standar, sering menghasilkan sasaran-sasaran pasti dan dapat diterima. Jika suatu pekerjaan tidak dapat diukur, maka pekerjaan itu seharusnya tidak ada!
  • Pada waktu-waktu tertentu (setidaknya 3 – 4 bulan), periksalah prestasi kerja sesungguhnya terhadap standar yang telah ditentukan. Manajemen harus tahu, berapa besar kesenjangan antara apa yang dilakukan, dengan apa yang seharusnya dikerjakan. Hal ini harus diperiksa berdasarkan prestasi kerja individu dan kelompok.
  • Buatlah daftar tindakan-tindakan perbaikan yang diperlukan untuk memperbaiki prestasi kerja, dimana perbaikan tersebut diperlukan. Setiap individu tidak dapat berkembang menjadi pegawai yang baik, kecuali mereka secara terus menerus meningkatkan ketrampilannya, mendapatkan pengetahuan, mengubah kebiasaannya, dan memiliki sikap membangun. Manajemen harus mengetahui dimana perbaikan diperlukan.
  • Pilihlah sumber-sumber terbaik darimana pegawai dapat memperoleh bantuan dan dorongan. Sumber-sumber dapat dibagi menjadi 4 kategori: pengawasan langsung; orang lain dalam perusahaan; orang lain di luar perusahaan yang dapat diundang; dan sumber-sumber bantuan dari luar perusahaan yang dapat membantu seseorang.
  • Rencanakan waktu untuk memberikan bantuan dan dorongan yang diperlukan. Harus ada tindakan nyata untuk menentukan apa yang harus dilakukan, menganalisis apa yang telah dilakukan, dan menentukan apa tindakan yang diperlukan. Tanpa tindakan terencana, maka semuanya tidak ada artinya.
  • Berikan pemahaman mengenai apa yang membentuk upah sehari seimbang dengan pekerjaan sehari yang layak, serta insentif apa yang layak dikerjakan. Dengan dasar yang kuat mengenai upah dan insentif lain yang adil, maka suatu suasana dapat diciptakan sehingga membuat orang tetap bekerja untuk Anda, bukannya pergi ke tempat lain untuk mencari uang.


Jika langkah-langkah tersebut tadi diikuti dengan seksama, dan dilakukan secara sadar teratur, bukan sembarangan, serta dengan antusiasme yang konsisten; maka Anda pasti melihat hasilnya akan baik sekali…bisa mencengangkan Anda! Ini karena orang akan bereaksi dengan cepat dan menyenangkan terhadap pengertian, keadilan, dan pertimbangan bijak.

Suatu perusahaan akan mencapai potensi sepenuhnya, jika manajemen telah membangun suatu suasana yang mendorong pengakuan kebutuhan, sasaran, dan prestasi setiap pegawai. Sehingga dengan demikian setiap pegawai dalam perusahaan itu menjadi satu kesatuan bagian yang menyumbang keberhasilan perusahaan tempatnya bekerja. Kebersamaan dan kekompakan positif diantara para pegawai, akan serta merta meningkatkan dan melambungkan keuntungan bagi perusahaan.

Semoga tulisan cuplikan dari workshop yang pernah saya ikuti beberapa tahun lalu ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan yang membacanya, khususnya bagi owner atau manajemen perusahaan.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (156 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *