1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (165 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 30 January, 2014 - 5:35 AM

11 Tanda Anda Pengusaha yang Lemah

Kita semua mungkin pernah bertemu dengan banyak pengusaha yang namanya tidak layak dicetak di kartu nama karena mereka lemah.

Anda bahkan mungkin menjadi salah satu dari orang-orang seperti ini.

Inilah tanda-tanda Anda menjadi pengusaha yang lemah:

1. Anda memperlakukan tim Anda seperti “pekerja pribadi”

Orang tidak “bekerja” untuk Anda. Mereka adalah manusia, yang bekerja dengan tujuan untuk memberi makan keluarganya. Mereka tidak ada untuk melayani Anda. Mereka tidak akan mengikuti Anda, kecuali Anda memimpin mereka.

Memimpin orang dimulai dengan memperlakukan mereka dengan benar. Atasi diri Anda dan “personal brand” Anda.

2. Anda membuat ancaman dalam tim bisnis

Memotivasi tim bisnis memang harus Anda lakukan, agar tim Anda selalu bersemangat dan terpacu memberikan kinerja terbaiknya. Namun jangan memberikan ancaman, misalnya mengatakan; “Saya tidak bisa menerima kinerja di bawah standar, lebih baik kalian mundur saja, jika tidak bisa memenuhi standar saya.” Nah, kalimat semacam ini justru akan melemahkan semamgat kerja dari tim Anda. Bukankah saat seleksi rekrutmen karyawan, sudah Anda setujui.

Membuat ancaman dalam tim bisnis Anda, akan merugikan Anda. Membuat ancaman adalah cara Anda membuat marah banyak orang, dan memastikan semua orang di dalam tim Anda tidak mau membicarakan tentang bisnis Anda di belakang Anda, namun hanya membicarakan tentang sikap arogansi Anda.

3. Ini semua tentang Anda dan apa yang Anda buat

Mendengarkan kisah startup Anda ratusan kali, dan terus terang, itu menjadi sangat menyebalkan, karena ini semua tentang Anda. Apa yang Anda lakukan dengan sering menceritakan perjalanan startup bisnis Anda ini tidaklah terlalu brilian.

Di era digital ini, kita semua dapat menghasilkan uang jika kita benar-benar menginginkannya. Anda bisa mbiat jenuh banyak orang, khususnya di dalam tim Anda, karena Anda hanya menceritakan bagaimana hidup Anda; semua yang Anda pikirkan adalah bagaimana menghasilkan uang, dan itu juga akan berhenti, jika Anda terus menjadi seorang pembual dengan kisah membangun bisnis Anda.

Penting Anda pahami sebuah rahasia bahwa di benak orang-orang punya pemikiran seperti berikut; “Saya tidak peduli apa yang Anda buat. Namun, bagaimana itu dapat membantu saya?” Cobalah menjawab pertanyaan itu.

4. Anda miskin dalam penggunaan uang

Secara khusus, Anda membeli barang-barang yang tidak berguna seperti mobil baru, pakaian dan rumah yang bagus, untuk membuat orang terkesan. Itu adalah pola pikir yang buruk, karena semua ini tidak akan memberi Anda satu hal yang Anda dambakan, yaitu makna hidup yang hakiki, kebahagiaan. Sebaliknya, pada gilirannya sikap semacam ini akan membuat Anda stres.

5. Anda berbicara membanggakan diri kepada orang-orang

Berpikir bahwa Anda lebih baik dari semua orang, dan angkat bicara adalah bentuk perilaku manusia paling buruk yang pernah ada. Berbicara membanggakan diri sendiri kepada orang lain, akan meruntuhkan “kerajaan” yang telah Anda bangun pada saat bersamaan. Masalahnya bagi Anda adalah “kerajaan” Anda akan runtuh perlahan, jadi Anda mungkin tidak akan melihat apa yang sedang terjadi.

Pertama kali, satu hal akan salah, lalu yang lainnya menyusul. Sebelum Anda menyadarinya, Anda tidak akan memiliki pendapatan, tidak ada karyawan, dan tidak ada yang memperhatikan bisnis Anda. Berubahlah menjadi baik. Jadilah rendah hati. Bersikap antusias dengan empati. Atau jika tidak, Anda akan gagal.

6. Anda malas

Anda sebenarnya harus selalu bersemangat bekerja. Anda harus bekerja keras untuk membangun bisnis yang sukses dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Tidak ada bisnis yang gratis dan membuat Anda kaya. Semua bisnis perlu perjuangan, yang harus Anda bayar. Gunakan otak Anda secara tepat.

7. Anda pikir Anda sudah mengenal orang

Tidak ada yang peduli dengan siapa Anda kenal atau dengan siapa Anda terhubung. Teman-teman Anda akan menjauh, jika mereka mengetahui Anda adalah pengusaha yang lemah dan memperlakukan orang seperti sampah. Orang-orang akan menjadi teman Anda, dan segera mereka akan meninggalkan Anda, setelah Anda membuat mereka terlihat seperti orang bodoh.

Mengenal orang agar Anda bisa mendapatkan hal-hal yang tidak pantas Anda dapatkan, bukanlah resep sukses. Itu disebut memperalat orang lain, dan tidak ada yang akan membiarkan Anda lolos dalam jangka panjang. Kecuali Anda mau memahami nilai-nilai bersama, Anda tidak akan pernah memahami bisnis.

8. Anda pikir itu sekitar 12 bulan ke depan

Itu adalah penglihatan yang sangat terbatas. Tidak ada bisnis yang baik, hanya dibangun dalam 12 bulan. Kebanyakan bisnis mulai menemukan jalan mereka setelah 5 tahun. Jika Anda pernah mengikuti pelatihan “Bagaimana Menjadi Pengusaha”, yang menjual nasihat palsu ini kepada Anda, datangi lagi pelatihnya, dan meminta uang Anda kembali. Tidak ada yang namanya sukses dalam semalam.

Apa yang Anda lakukan hari ini, dapat sepenuhnya terganggu dan bahkan bisa terbalik arah dalam 2 tahun. Jangan mudah berpuas diri saat melihat bisnis Anda mulai tumbuh.

9. Anda menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial

Bisnis, sejatinya tidak dibuat dan dikelola melalui media sosial. Saya tahu ketika ada notifikasi di media sosial Anda, membuat Anda bersemangat, tetapi pada akhirnya orang akan muak dengan ego dan “merek online” Anda jika Anda tidak pernah memberikan nilai apa pun. Anda melakukannya melalui eksekusi, dan media sosial tidak dapat melakukannya untuk Anda.

Hanya Anda yang dapat mengeksekusi dan itu mengharuskan Anda untuk berbisnis daripada hanya membicarakannya di media sosial.

10. Anda pikir Anda jenius

Ketika Anda sudah menemukan cara berbisnis, dan strategi pemasaran. Itu tidak cukup. Sebuah bisnis yang bertahan memiliki banyak pilar dan secara konsisten mencari cara baru untuk menyelesaikan masalah.

Berpikir tentang seberapa baik Anda, akan menipu Anda dari kenyataan bahwa Anda saat ini adalah pengusaha yang lemah. Bangunlah, bersemangatlah, dan kemudian Anda mungkin melihat kebenaran.

11. Anda pikir bisnis Anda sudah unik

Seseorang bisa jadi telah memikirkan apa pun yang Anda lakukan dalam.bisnis Anda. Ide Anda menjadi tidak berarti apa-apa. Eksekusi terencana dalam bisnis adalah indikator utama untuk bisnis sukses berkesinambungan. Tetap upayakan untuk terus menemukan keunikan bisnis Anda, yang membedakan dari bisnis serupa lainnya. Temukan Unique Selling Point (USP) dalam bisnis Anda.

Nah Sahabat…

Jika salah satu dari ini terdengar seperti Anda, maka yang harus saya katakan pada diri sendiri adalah berhenti menjadi lemah. Ubah cara Anda. Perhatikan baik-baik diri Anda. Pikirkan tentang warisan yang akan Anda ciptakan atau nilai apa yang Anda ciptakan untuk keturunan Anda dan umat manusia pada unumnya. Kemudian buat beberapa perubahan signifikan, dan lanjutkan.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (165 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *