1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (214 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...
Published on: November 10, 2015 - 9:00 PM

Pelajaran SUKSES dengan Kecerdasan Emosional

Ada satu kualitas yang membuat beberapa orang lebih sukses daripada yang lain, baik di dunia kerja profesional maupun di dunia bisnis. Menurut penelitian terbaru, orang dengan IQ rata-rata mengungguli orang dengan IQ tinggi. Bahkan ada banyak bukti, sebagian besar pebisnis sukses atau business owner itu bukanlah pemilik IQ Jenius.

Ada pendapat bahwa Kecerdasan Emosional – Emotional Intelligence (EI) adalah prediktor kesuksesan yang jauh lebih akurat. Meskipun IE sulit untuk didefinisikan, ada beberapa kualitas yang khas dari orang-orang dengan Kecerdasan Emosional tinggi.

Berikut 10 Kualitas yang dimiliki orang dengan kecerdasan emosional tinggi:

1. Bukan perfeksionis

Jika Anda cerdas secara emosional, Anda tahu bahwa kesempurnaan tidak ada. Anda menolak frustrasi dan rasa gagal yang menyertai perjuangan terus-menerus untuk kesempurnaan. Jika Anda sadar bahwa perfeksionisme akan membuat Anda terpaku pada kekurangan orang lain, dan juga kekurangan Anda sendiri, Anda sudah dewasa secara emosional. Berusaha untuk menjadi sempurna, Anda mungkin tidak dapat menikmati pencapaian Anda.

2. Tahu kekuatan dan kelemahan Anda

Jika EI Anda tingkat tinggi, Anda tahu cara merangkul kekuatan Anda dan cara menggunakannya sedemikian rupa untuk mengkompensasi kelemahan Anda. Di tempat kerja dan dalam kehidupan sosial, Anda akan dengan sengaja memilih situasi yang memunculkan kekuatan Anda sehingga Anda bisa sukses. Kapan pun memungkinkan, Anda juga akan memilih partner bisnis, teman dan rekan kerja yang selaras dengan kekuatan Anda dan membantu Anda mengatasi kelemahan Anda.

“Selama bertahun-tahun, saya belajar bahwa orang yang percaya diri tidak berkonsentrasi atau fokus pada kelemahan mereka – mereka memaksimalkan kekuatan mereka.” – Joyce Meyer

3. Motivasi diri

Motivasi Anda berasal dari dalam diri sendiri, dan bukan dari sumber eksternal. Anda tidak memerlukan hadiah untuk mencapai tujuan Anda karena motivasi datang dari Anda. Anda jelas tentang tujuan Anda dan Anda tidak perlu diingatkan. Orang yang cerdas secara emosional mampu mengatur tugas untuk diri mereka sendiri dan mengerjakannya sendiri.

4. Memiliki empati terhadap orang lain

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki banyak empati. Itu berarti Anda perlu penasaran dan benar-benar tertarik pada orang lain, memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan bahasa tubuh dan ekspresi wajah, untuk memahami emosi orang bahkan tanpa perlu berkata-kata.

Apakah Anda suka mengajukan pertanyaan untuk mempelajari lebih lanjut tentang orang lain dan kebutuhan mereka? Jika jawaban Anda adalah “Tidak”, cepatlah dan belajar meringkas apa yang orang katakan kepada Anda. Tunjukkan pengertian Anda. Jika jawaban Anda adalah “Ya”, Anda harus menjadi pendengar yang aktif, yang berarti Anda memiliki tingkat kecerdasan emosional tinggi.

5. Tidak fokus pada kesalahan masa lalu

Jika memiliki EI yang tinggi, Anda menyadari bahwa tidak ada yang bisa diperoleh dari berpegang pada masa lalu. Anda mampu mengingat kesalahan Anda dengan cukup baik untuk belajar darinya, tetapi Anda dapat menjaga jarak yang cukup untuk menghindari terjebak dalam ingatan dan pengalaman negatif. Anda menyadari bahwa penyesalan akan menahan Anda dari kesuksesan sepenuhnya.

6. Tidak mudah teralihkan

Anda dapat sepenuhnya hadir dalam tugas apa pun yang Anda lakukan. Anda fokus untuk menyelesaikan satu tugas dalam satu waktu, dan tidak membiarkan tugas atau gangguan lain menghalangi. Anda mengenali perbedaan antara multitasking dan multi-fokus. Anda tidak akan mengubah tujuan Anda sampai itu tercapai. Anda tidak tergelincir dari tujuan Anda oleh hal-hal seperti info media sosial atau pikiran negatif.

7. Keseimbangan kehidupan kerja

Tidak peduli seberapa sibuk Anda di tempat kerja atau di mana pun, sebagai orang yang cerdas secara emosional, Anda harus menyadari pentingnya meluangkan waktu untuk beberapa kehidupan sosial. Anda memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik dan gagasan realistis tentang berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan sesuatu. Anda memahami bahwa Anda harus bekerja keras untuk mencapai kesuksesan, tetapi Anda juga tahu bahwa terkadang Anda harus memutuskan sepenuhnya dari tugas-tugas pekerjaan untuk memulihkan tenaga.

8. Tahu kapan harus mengatakan TIDAK

Meskipun terkadang sulit untuk mengatakan “TIDAK”, Anda harus mengetahui batasan Anda dan menyadari bahwa Anda tidak dapat melakukan semuanya. Anda tidak menyerah pada dorongan perasaan emosional. Anda tidak boleh membuat komitmen jangka panjang tanpa pertimbangan yang matang terlebih dahulu.

Orang yang cerdas secara emosional tahu bagaimana memberikan tanggapan yang tidak jelas seperti “Mungkin” atau “Saya akan memikirkannya” dalam situasi yang membutuhkan penolakan segera. Untuk menjadi cerdas secara emosional, Anda harus memutuskan prioritas dan menyadari bahwa dengan menolak beberapa komitmen, Anda akan diberikan kesempatan untuk sepenuhnya fokus pada tugas-tugas yang sudah Anda miliki.

9. Tidak takut perubahan

Orang yang cerdas secara emosional tahu bahwa ketakutan akan perubahan akan menahan mereka dan menghalangi pencapaian tujuan mereka. Perubahan diperlukan untuk pertumbuhan profesional, stimulasi, dan kesuksesan. Seseorang harus selalu siap menghadapi perubahan yang datang, dan cukup fleksibel untuk beradaptasi kapan pun diperlukan.

Ketika hidup monoton, atau berhenti terlalu lama, jangan biarkan itu membuat Anda bosan. Carilah beberapa kekuatan dinamis yang diperlukan untuk menumbuhkan kreativitas, energi kehidupan, dan dengan cara itu menunjukkan kecerdasan emosional Anda. Orang yang cerdas secara emosional memiliki sikap positif terhadap perubahan dan menyadari bahwa itu mengarah pada hal-hal yang lebih baik.

“Kemajuan tidak mungkin tanpa perubahan, dan mereka yang tidak dapat berubah pikiran, tidak dapat mengubah apa pun.” – George Bernard Shaw

10. Tahu cara mengelola emosi Anda

Orang yang cerdas secara emosional dapat menyebutkan emosi mereka, dan mencari tahu mengapa sesuatu membuat mereka kesal, untuk mengambil tindakan positif dan memperbaiki situasi. Mereka tahu bahwa kemarahan perlu disalurkan dengan benar, dan diarahkan ke situasi dan peristiwa daripada ke orang.

Dekati setiap situasi secara rasional dengan mengendalikan emosi Anda. Percaya diri dan cukup aman untuk tidak tersinggung karena hal-hal sepele. Jika seseorang menggoda Anda tentang sesuatu, belajarlah untuk mengabaikannya, dan bahkan tertawa bersama mereka.

Jika Anda termasuk salah satu orang beruntung yang memiliki Emotional Intelligence yang tinggi, selamat! Anda cenderung berhasil dalam apa pun yang Anda pikirkan dan lakukan. Mengambil beberapa langkah sederhana menuju peningkatan diri dapat membuat perbedaan besar dan mengungkapkan kesadaran diri Anda, yang merupakan bagian dari Kecerdasan Emosional.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

Twitter: @Wuryanano

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (214 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *