1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (169 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 09 May, 2017 - 9:00 PM

Kepemimpinan PALSU

Akhir-akhir ini sepertinya ada banyak berita tentang barang palsu. Ada berita palsu, situs palsu, dan bahkan orang palsu, atau setidaknya orang tidak jujur atau pembohong.

Banyak dari “barang palsu” adalah Baru, dan sebagian besar dapat dikaitkan dengan adanya internet, dan ada satu hal palsu yang tampaknya akan selalu ada, dan pengaruhnya bisa membahayakan. Satu hal palsu tersebut adalah Kepemimpinan Palsu.

Kepemimpinan Palsu terjadi ketika seseorang memberikan tampilan kepemimpinan, namun tanpa benar-benar memimpin. Orang-orang semacam ini mungkin memiliki gelar, atau posisi yang menunjukkan bahwa mereka adalah pemimpin, mereka dapat membuat keputusan besar, mengatakan hal-hal besar dan bahkan sukses besar dalam karirnya. Tetapi orang semacam ini kehilangan satu karakteristik yang diperlukan dan pasti ada pada diri semua Pemimpin Otentik di dunia.

Kepemimpinan Palsu tidak membangun orang, dan tidak mengembangkan lebih banyak Pemimpin.

Pemimpin Palsu mungkin memiliki kesuksesan bisnis, tetapi itu hanya membuktikan bahwa mereka adalah manajer hebat. Seperti yang pernah saya tulis dalam beberapa artikel di website saya ini, ada perbedaan utama antara MENGELOLA dan MEMIMPIN. Orang mungkin bisa mengelola barang, gedung, inventaris, anggaran, dan rencana, tetapi tidak memimpin orang.

Kepemimpinan adalah tentang orang dan hanya orang. Banyak orang diberkati dengan keterampilan manajemen dan kepemimpinan, tetapi lebih banyak lagi yang tidak. Seringkali ketika orang hanya memiliki satu dari keahlian tersebut, yang mereka miliki adalah keahlian Manajemen.

Manager membangun organisasi sukses, sebagian besar atas upaya mereka sendiri. Mereka bekerja keras dan berpikir lebih banyak dari semua orang di sekitar mereka. Mereka bisa sukses meski agak egois. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan itu, saya pun lebih suka menjadi manager hebat yang sangat sukses, daripada jadi pemimpin biasa-biasa saja, yang tidak begitu sukses.

Apa yang salah dengan itu adalah ketika orang itu mengklaim dirinya sebagai pemimpin. Saya tidak tahu apakah mereka mencoba membodohi diri mereka sendiri, ataukah orang yang mereka pimpin. Tetapi bagaimana pun juga, jika mereka tidak membangun, dan tidak mengembangkan orang untuk menjadi pemimpin-pemimpin baru; mereka bukanlah pemimpin sejati.

Sementara Manager membangun organisasi yang sukses, Pemimpin membangun orang-orang, yang kemudian membangun organisasi yang sukses. Pemimpin Otentik, benar-benar peduli dengan orang yang mereka bangun. Mereka lebih peduli tentang keberhasilan orang-orang mereka, daripada keberhasilan mereka sendiri.

Organisasi berbasis manajemen yang kuat, akan sukses selama manajer hadir untuk memastikannya. Organisasi berbasis kepemimpinan, akan bertahan lebih lama dari kepemimpinannya, selama pemimpin mereka terus membangun orang yang nantinya menjadi pemimpin itu sendiri, dan mereka ini terus membangun dan mengembangkan lebih banyak pemimpin. Keberhasilan Pemimpin Otentik ini dapat berlangsung selamanya.

Jika Anda ingin tahu apakah seseorang adalah pemimpin, jangan lihat sosok pribadinya, namun lihatlah orang-orang di sekitarnya. Jika orang-orang di sekitarnya itu tidak berkembang, jika mereka tidak terlibat dalam proses pengambilan keputusan, jika mereka tidak bertanggung jawab atas setidaknya sebagian dari kesuksesan, maka dapat dikatakan bahwa orang di atas mereka yang dianggap sebagai pemimpin, tidak benar-benar memimpin.

Jika seseorang tidak benar-benar memimpin, terlepas dari gelar atau posisi yang dipegang olehnya, maka mereka bukanlah seorang pemimpin. Dan, Anda akan tahu bahwa mereka adalah Pemimpin Palsu.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (169 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *