1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (211 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 20 June, 2019 - 9:00 PM

12 Tanda Mindset Wirausaha

Bagaimana Anda menggambarkan diri seorang wirausaha? Bergairah? Berdedikasi? Optimis? Ya, itu semua berlaku pada umumnya. Tetapi sosok wirausaha adalah insecure dan troublemaker, itu mungkin bisa menjadi gambaran lebih akurat.

Apakah ciri-ciri, dan karakteristik berikut ini menggambarkan diri Anda? Jika iya, Anda mungkin memang cocok menjadi wirausaha.

1. Ambil Tindakan.

Ciptakan konsep bisnis sesuai keinginan Anda, dan segera ambil tindakan untuk mengeksekusinya, daripada menghabiskan waktu menulis rencana di meja Anda. Sebagian dari mereka yang belajar bisnis, mungkin cenderung menganalisis situasi secara berlebihan, daripada segera mengambil tindakan mengeksekusi bisnisnya.

2. Rasa Takut Tidak Aman.

Banyak wirausaha sukses, benar-benar merasakan takut tidak aman dalam bisnisnya. Mereka yang gugup tentang kegagalan dapat menjadi sangat fokus dan mau melakukan apa pun untuk sukses. Jika Anda merasa tidak aman, gunakan emosi itu untuk mendorong Anda mencapai tujuan bisnis Anda.

3. Cerdik dan Banyak Akal.

Salah satu acara TV favorit saya dulu adalah MacGyver, karena ia tidak pernah kehabisan sumber daya yang ia butuhkan, entah bagaimana mencari cara untuk membuat semuanya berjalan lancar. Pada akhirnya, saya pikir itulah sikap tentang menjadi seorang wirausaha. Ini bukan tentang memiliki sumber daya yang cukup, tetapi punya banyak akal dengan apa yang Anda miliki.

4. Terobsesi dengan Arus Kas (Cash Flow).

Saat saya memulai sebuah bisnis baru, yang saya pikirkan hanyalah arus kas dan likuiditas, karena saya butuh uang tunai untuk menjalankan dan melancarkan bisnis saya. Saya selalu ingat petuah ini, “Cash is the King.”

5. Tidak perlu meminta izin.

Tipe wirausaha sejati lebih cenderung meminta maaf daripada meminta izin, dan terus bergerak maju untuk mengatasi peluang atau masalah yang mereka kenali.

Menurut saya, wirausaha tidak pernah puas dengan status quo. Dalam bisnis saya, saya berharap karyawan saya akan mendapat lebih banyak masalah, karena itu menunjukkan mereka sedang mencari peluang untuk meningkatkan kualitas dirinya dan perusahaan saya.

6. Tidak Takut Ambil Risiko.

Sebagian besar orang cenderung menghindari risiko, namun wirausaha melihat potensi. Modal utama mereka adalah optimis, karena mereka percaya bahwa investasi waktu dan uang mereka pada akhirnya akan membuahkan hasil.

7. Mau Menerima Perubahan.

Jika Anda hanya memiliki satu hasil yang dapat diterima dalam pikiran, peluang Anda untuk membuatnya sukses itu sangat kecil. Jika Anda bersedia mendengarkan, maka konsumen Anda akan menunjukkan kepada Anda produk atau jasa Anda mana yang paling bernilai.

Wirausaha cerdas terus berkembang, mengubah konsep bisnis mereka sebagai tanggapan terhadap umpan balik pasar.

8. Menyukai Tantangan.

Ketika dihadapkan pada masalah, banyak karyawan berusaha untuk tidak melakukan apa-apa. Wirausaha akan bangkit untuk kesempatan itu. Bagi wirausaha, tantangan memotivasi mereka untuk bekerja lebih keras. Wirausaha tidak pernah berpikir ada sesuatu yang tidak dapat diatasi. Dia melihat kesulitan di depan mata dan terus berjalan melampauinya.

Candace Nelson, pendiri Sprinkles Cupcakes, meskipun banyak penentang yang takut karbohidrat mempertanyakan idenya untuk toko roti di awal tahun 2000-an, dia tetap bertahan dan sekarang memiliki toko berlokasi di delapan negara. Bahkan, dia adalah salah satu pengusaha pertama dalam bisnis toko roti yang menjadi kegemaran, dan memicu banyak peniru.

9. Tahan Banting dan Kreatif.

Wirausaha tidak selalu diterima. Mereka mungkin dipandang sebagai orang yang keras kepala, suka menuntut, aneh, tetapi itu tidak selalu merupakan hal yang buruk. Mereka sering ditolak karena berbeda dalam beberapa hal, dan itu hanya membuat mereka bekerja lebih keras, dan memicu daya kreativitasnya untuk bisa menembus pasar.

10. Pulih dengan Cepat.

Wirausaha sukses sering mengalami kegagalan. Namun wirausaha punya kekuatan kecepatan dalam hal pemulihan mentalnya. Kecepatan pemulihan inilah satu rahasia suksesnya. Jika Anda gagal, tahan keinginan untuk mengembara atau merasa kasihan pada diri sendiri. Jangan berkubang pada lumpur kegagalan, segera pindah ke luar, menuju ke hal besar berikutnya.

11. Senang Mendengarkan.

Aktris Jessica Alba, salah satu pendiri dan presiden The Honest Company yang berbasis di Santa Monica, California, yang menjual produk perawatan bayi, rumah tangga, dan perawatan pribadi, mengatakan bahwa “penting untuk mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang lebih pintar daripada Anda dan mendengarkan ide-ide. Saya terbuka pada ide-ide yang bukan milik saya dan orang-orang yang tahu apa yang tidak saya miliki, karena saya pikir kesuksesan membutuhkan komunikasi, kolaborasi dan, kadang-kadang, kegagalan.”

12. Fokus pada Apa yang Penting.

Wirausaha itu ketika jatuh, selalu akan bangkit sendiri, belajar dari kesalahan sampai mereka menjadi benar. Sejumlah tantangan potensial tak kan ada habisnya, maka fokuslah pada tantangan tunggal terbesar yang dimiliki setiap pasar, yaitu membangun likuiditas. Tanpa likuiditas, tidak ada pasar.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (211 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *