1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (147 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 01 August, 2006 - 8:25 PM

Mensyukuri KEBERUNTUNGAN Kecil

Memang benar kata orang bijak bahwa Kalau Jodoh Takkan Lari Kemana. Dalam kehidupan ini, kadangkala hal-hal yang tidak benar-benar kita pikirkan bisa begitu saja menjelma jadi kenyataan, dan sebaliknya, hal-hal yang sudah memeras energi dan pikiran kita eeh… lha kok gak muncul-muncul dihadapan kita ya… Terus enaknya bagaimana? Apakah kita sebaiknya gak perlu memikirkan keinginan atau cita-cita kita? Lha kalau gak memikirkan masa depan sendiri, bagaimana kita bisa membuat jalan menuju ke sana… iya nggak? Hahaha… bingung, nggak? Yaa gak perlu bingunglah… ngapain juga memikirkan hal yang membuat kita bingung… hehehe…

Begini, pernahkah di sepanjang hidup Anda, Anda menerima sesuatu yang membuat diri senang? Sesuatu yang seringkali tidak Anda pikirkan secara serius? Yaa… sesuatu itu biasa disebut sebagai HADIAH. Mungkin saat itu Anda sedang menghadiri seminar, dan ternyata Anda dipanggil ke depan untuk menerima “door prize”. Di lain waktu mungkin saat Anda sedang berbelanja, lalu ada kupon undian yang harus Anda isi, dan… ternyata beberapa hari kemudian Anda dihubungi untuk menerima HADIAH secara gratis. Bisa juga saat beli barang, ternyata Anda memperoleh HADIAH setelah mengambil kupon di dalam sebuah bejana. Mungkin juga Anda secara iseng-iseng mengisi Quiz di sebuah surat kabar atau majalah, dan mengirimkannya ke redaksinya… kemudian Anda mendapat kiriman HADIAH… Wow senangnya!

Yaa… banyak sekali kemungkinan yang sangat menyenangkan di kehidupan kita ini, jika kita mau melihatnya. Banyak sekali keberuntungan di sekeliling kehidupan kita ini, jika kita mau menyikapinya secara bijak penuh rasa syukur. Saya selalu YAKIN, bahwa setiap orang pastilah dianugerahi KEBERUNTUNGAN pada dirinya masing-masing. TIDAKLAH MUNGKIN jika kita tidak memiliki keberuntungan di sepanjang kehidupan kita ini.

Yaa meskipun nilai KEBERUNTUNGAN itu secara nominalnya bisa dikatakan KECIL, namun cobalah melihatnya dengan penuh rasa syukur, maka tidak ada yang namanya keberuntungan kecil. Sekali lagi TIDAK ADA KEBERUNTUNGAN KECIL… jika kita mau mensyukurinya… mensyukuri nikmat NYA yang telah dianugerahkan oleh NYA kepada kita sebagai manusia ciptaan NYA. “Barangsiapa yang bersyukur kepada KU, akan AKU tambahkan nikmat KU, dan barang siapa yang ingkar, maka siksa KU amatlah pedih” , begitu janji ALLAH kepada umat NYA.

Mensyukuri kehidupan penuh keberuntungan inilah yang selalu saya usahakan setiap saat, setiap detik, setiap denyut nadi di sepanjang hidup saya. Keberuntungan-keberuntungan yang pernah saya terima di dalam kehidupan ini, jika dinilai secara nominal memang tidaklah terlalu besar.

Saya pernah memperoleh HADIAH sebuah Sepeda Mini, sebuah Sepeda Balap, sebuah Lemari Es dua pintu, sebuah Microwave, beberapa Voucher Belanja, beberapa Voucher Perdana GSM dan CDMA, sebuah Mesin Cuci Full Auto, sebuah DVD Player, sebuah Televisi 20 inci, beberapa Payung Hujan, beberapa Jam Dinding, beberapa Sabun Deterjen dan Pencuci Piring, beberapa Teh dan Minuman Kemasan Botol, sekantong Permen, sekotak Pensil, beberapa Buku Motivasi dan Komik, sebuah Handset GSM (semua hadiah sengaja tidak disebutkan Merk Dagangnya, biar gak disangka promosi gratis… hehehe), dan masih banyak sekali hadiah lainnya… yang jika dilihat nilai nominalnya itu tidaklah seberapa besar… nilainya masih berkisar di bawah 8 juta rupiah

Namun satu hal penting yang saya rasakan adalah KEBAHAGIAAN. Keberuntungan-keberuntungan kecil ini sungguh membuat saya semakin merasakan kebahagiaan hidup. Apa toh sesungguhnya yang dicari manusia di bumi ini selain rasa kebahagiaan hidup?

Yaa, masih banyak dari kita dalam usahanya mencari dan menemukan kebahagiaan hidup, masih saja menemui banyak kendala yang bisa mengakibatkan dirinya menjadi frustasi, putus asa, lalu menjadi depresi berat dan akhirnya bunuh diri atau menjadi tidak waras alias orang gila. Bahkan ada contoh orang yang bisa dikatakan sebagai pengusaha super kaya raya, namun toh akhirnya dia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Karena apa? Bisa jadi karena dia tidak menemukan kebahagiaan dalam hidupnya, meskipun materi kekayaan yang dimilikinya sangat besar. Kalau sudah begini, apakah kekayaan identik dengan kebahagiaan? Nah…

Bagi saya pribadi beserta keluarga saya, hal penting adalah selalu bersyukur terhadap apa pun yang terjadi, itulah jalan untuk merasakan dan mendapatkan kebahagiaan hidup. Apalagi di sepanjang kehidupan saya beserta keluarga saya ini selalu saja ada banyak keberuntungan yang saya peroleh, meskipun secara nilai nominal itu kecil sekali… maka itu makin memperkuat dan semakin saja menguatkan rasa bahagia di dalam lubuk hati saya, dan tentu saja berdampak sangat membahagiakan segenap keluarga saya, istri dan kedua anak lelaki saya.

Ternyata bagi saya bukan berlimpahnya harta benda yang membuat bahagia, namun berbagai keberuntungan yang saya nikmati dengan rasa syukur beserta keluarga saya. Yaa, saya berusaha selalu Mensyukuri KEBERUNTUNGAN Kecil yang saya terima dalam kehidupan ini, untuk selalu memperoleh KEBERUNTUNGAN BESAR… yaitu KEBAHAGIAAN SEJATI hidup sehat, tentram sejahtera bersama segenap keluarga saya. Alhamdulillah…

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (147 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *