1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (137 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 15 October, 2006 - 10:00 AM

KAKAKKOKKUKUKUKUKAKIKAKIKAKEKKAKAKKAKUKAKUKAK

KAKAKKOKKUKUKUKUKAKIKAKIKAKEKKAKAKKAKUKAKUKAK

Yaa… Anda tidak sedang membaca bahasa makhluk planet luar angkasa, pada judul posting artikel ini. Hahaha … saya pun tidak asal ketik begitu saja terhadap judul artikel ini. Judul artikel ini sebenarnya salah satu bentuk permainan humor, pada saat saya memberikan pelatihan mengenai “Komunikasi yang Efektif”.

Meskipun saya tidak pernah belajar secara khusus bagaimana ilmu komunikasi itu, tetapi berdasarkan pengalaman hidup… saya tahu bagaimana cara berkomunikasi secara efektif. Saya selalu mempelajari segala sesuatu yang terjadi di sepanjang kehidupan saya ini, termasuk diantaranya adalah cara berkomunikasi yang baik dan efektif.

Entah disadari atau tidak, kebanyakan dari kita ini dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain kadang-kadang tidak mau mengerti… apakah orang penerima pesan itu mengerti atau tidak, dengan gaya penyampaian kita. Padahal makna komunikasi adalah apa yang kita informasikan kepada orang lain, itu semestinya bisa dimengerti dan dipahami sepenuhnya oleh si penerima informasi kita, ya kan?

Anda pasti ingin, sesuatu yang Anda sampaikan kepada orang lain, entah itu suami, istri, anak-anak, rekan kerja, atasan, pimpinan, bawahan, pegawai Anda… bisa dimengerti dan dipahami oleh mereka ini. Karena jika pesan yang Anda sampaikan tidak dimengerti dan tidak dipahami, maka pesan Anda itu akan menjadi bias artinya.

Sehingga itu membuat pesan Anda menjadi tidak efektif dan tidak berguna…dan itu sering bisa membuat Anda jengkel, marah, stress, dan berpikir bahwa si penerima pesan itu orangnya “telmi” alias “telat mikir” …hehehe… Bukankah begitu?

Nah, saya memberikan contoh sederhana saja, tentang gaya penyampaian pesan yang menyulitkan orang lain untuk bisa menangkapnya… apalagi memahaminya, sebagaimana kalimat seperti judul artikel saya ini.

KAKAKKOKKUKUKUKUKAKIKAKIKAKEKKAKAKKAKUKAKUKAK … coba kalimat tersebut Anda ucapkan cepat tanpa jeda sama sekali. Cobalah mengucapkannya sesuai tulisan saya itu. Sayang saya tidak bisa memberikan contoh pengucapannya, seperti saat saya memberikan pelatihan, karena ini kan saya ungkapkan dalam bahasa tulis. Tapi coba saja Anda membacanya sesuai tulisan saya saja ya. Bagaimana kedengarannya?

Kalau di ruang kelas pelatihan saya, kedengarannya seperti ini: hahahahahaha…. lho kok ketawa sih? Lha iya lah, karena para peserta pelatihan menjadi geli sekali, ketika saya meminta mereka untuk mengulangi apa yang barusan saya ucapkan. Mereka semua 100% tidak ada yang bisa mengulangi ucapan saya (padahal ada 45 orang lho) …apalagi memahaminya, meskipun sampai saya ulang dua kali mengucapkannya. Tetap saja mereka menjawabnya dengan hahahahaha… ketawa lagi…ketawa lagi…

Memang contoh kalimat yang saya buat itu hanyalah sebagai penyegar suasana saja, guyonan gitu. Tetapi itu memiliki kekuatan pengingat bagi mereka, agar lebih bijak dan tepat pada saat berkomunikasi dengan orang lainnya. Lha dengan contoh kalimat sederhana seperti ini saja mereka tidak bisa menangkap dengan jelas, bagaimana nanti jika yang disampaikan adalah suatu informasi penting… yang harus bisa ditangkap, dimengerti dan dipahami oleh orang lain? Jelas itu bisa mengakibatkan dampak negatif yang tidak kita inginkan bukan?

Ok, saya ulangi kalimat contohnya dalam bahasa tulis ini: KAKAKKOKKUKUKUKUKAKIKAKIKAKEKKAKAKKAKUKAKUKAK … coba Anda mengulanginya lagi. Apakah Anda sudah bisa memahaminya? Saya yakin sebagian besar dari Anda sudah bisa menangkap arti kalimat yang seperti bahasa makhluk planet luar angkasa ini.

Kalimat tersebut, akan saya pisahkan sesuai pengertian sebenarnya sebagai berikut: KAKAK-KOK-KUKU-KUKU-KAKI-KAKI-KAKEK-KAKAK-KAKU-KAKU-KAK. Atau kalau menggunakan bahasa tulis yang lebih bagus seperti ini: “Kakak, kok kuku-kuku kaki-kaki Kakek Kakak, kaku-kaku, Kak?”

Nah, Anda bisa melihat, bagaimana sebuah informasi bisa menjadi efektif atau sebaliknya, membuat orang yang menerimanya menjadi bingung, tidak tahu apa yang seharusnya dilakukan berkaitan dengan informasi yang diterimanya itu. Semuanya bergantung pada bagaimana cara penyampaiannya.

Kadangkala ada orang yang berbicara memberikan informasi yang isinya sebenarnya baik, tetapi jika cara bicaranya tidak bisa menyesuaikan dengan orang yang diajaknya berbicara, maka isi informasi yang baik itu bisa saja terbuang percuma…karena tidak dimengerti oleh si penerima informasi itu. Apalagi kalau informasinya disampaikan dengan gaya bicara yang super cepat, secepat kecepatan suara… waduuhh… It’s useless…gitu. Semoga artikel ini useful

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (137 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *