1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (150 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 25 April, 2011 - 4:00 PM

Taktik Mendongkrak Penjualan: Rasa PENASARAN

Kali ini, saya menunjukkan sebuah contoh, bagaimana sebuah Butik dapat meningkatkan omzet penjualannya, setelah memperoleh ide secara tidak sengaja. Saya sengaja memberi contoh Butik, karena kemana pun Anda pergi, Anda akan mendapati tempat-tempat kecil penggoda wanita ini… Butik, Butik, Butik … yang menawarkan beragam barang, yang sebenarnya tidak begitu bermanfaat. Hahaha…

Nah, ketika saya berjalan-jalan, seperti biasanya “window shopping” bersama istri saya di sebuah Plaza, saya melihat begitu banyak Butik bercokol di sana. Namun saat saya perhatikan melalui jendela toko itu, lebih sering saya lihat para penjaga tokonya atau SPG nya kelihatan bosan dan kesepian, ada yang terlihat melamun dalam keputusasaan…

Mungkin Anda juga dapat melakukan pengamatan. Lihatlah sekali lagi dunia glamour Butik, dan mungkin Anda akan menemukan, bahwa banyak pemilik Butik yang menyesal telah memiliki satu tempat kecil, rapi, dan kelihatan begitu cantik… Namun KOSONG sepanjang waktu, termasuk… tentu saja kosong juga tempat penyimpanan uangnya.

Tentu bukan hal menyenangkan, duduk-duduk di sebuah toko, yang kosong sepanjang hari, tiada seorang pun pengunjung datang untuk membeli barangnya. Memang banyak pengunjung Plaza, yang berjalan melewati Butik, melihat sesuatu yang mereka suka dari luar jendela, berhenti sejenak, memperhatikan barang-barang di sana. Dan ketika mereka hendak memasuki Butik itu, tiba-tiba  mereka melihat SPG toko yang kelihatan sangat bosan dengan hidupnya… berwajah murung dalam kebisuan… di jagat raya nan sunyi sepi.

“WOW..” pikir calon pembeli, “Tempat ini benar-benar terasa tidak menyenangkan, membosankan, dan menyedihkan…” Lalu dia pergi meninggalkan Butik itu. Saya dan istri pun sering pergi meninggalkan toko atau butik, karena tidak tahan melihat toko yang suasananya terasa seperti kuburan atau kamar jenasah.

Nah, apa solusi bagi sebuah Butik yang terlalu sepi pengunjung, sehingga tidak ada transaksi penjualan? Jawabannya adalah AKSI. Yah, jika Anda pemilik Butik, maka Anda harus segera melakukan sebuah AKSI. Sebuah AKSI yang dikombinasikan dengan unsur-unsur yang mengandung RASA PENASARAN. Yah, betul, Anda harus mampu menciptakan RASA PENASARAN dari calon pembeli barang-barang di Butik Anda.

Kisah sukses penjualan di Butik ini berasal dari seorang teman saya, yang dapat Anda ambil hikmahnya. Siapa tahu kisahnya ini dapat menginspirasi Anda untuk mendongkrak penjualan di Butik Anda sendiri, atau jika bisnis Anda bukan Butik, tetap saja dapat Anda ambil inspirasinya untuk mensukseskan penjualan Anda.

Teman saya ini punya sebuah Butik, yang barang-barangnya mengimpor dari Eropa, dengan desain yang bagus dan tentu mahal. Nah, pada awal dia membuka usahanya, dia terjebak di suatu akhir pekan siang yang sunyi sepi, tiada pengunjung yang masuk ke dalam tokonya, apalagi sampai melakukan pembelian… tidak ada penjualan sama sekali. Nah, suatu hari dia menemukan rahasia besar penjualan, secara kebetulan dan tidak dia sengaja.

Merasa pikirannya sudah jenuh, dia memutuskan untuk membungkus beberapa produk yang telah terpajang di jendela pamer, lalu membuka bungkusan barang-barang baru dari koleksi terbarunya, yang diimpor langsung dari Eropa. Dia melakukan kegiatan itu di dekat pintu masuk Butiknya. Tindakannya ini tentu saja memudahkan orang lain mengintip barang-barang itu, selagi dia mengemas dan membuka kemasannya.

Dan, tahukah Anda, kesamaan seluruh umat manusia dalam hal keinginan mengetahui sesuatu yang belum dilihat olehnya atau yang hanya sedikit terlihat? Yah, jawabannya adalah RASA PENASARAN. Rasa Penasaran inilah yang justru sanggup menciptakan penjualan!

Teman saya sedang membongkar kotak-kotak kardus koleksinya itu pada siang hari di tokonya. Dia sibuk membuka bungkusan barang-barang baru koleksinya, tanpa menghiraukan keadaan di sekeliling tokonya. Pemandangan kotak-kotak  kardus setengah terbuka itu menarik perhatian beberapa pembelanja yang saat itu sedang berjalan-jalan “cuci mata” di Plaza. Dan, ibarat ikan piranha yang mencium darah, orang-orang itu semakin banyak berkerumun di Butik itu, karena ingin melihat barang berikutnya muncul dari dalam kotak-kotak kardus itu.

Segera saja berkerumun sekelompok kecil orang yang berada di luar toko itu, mendesak masuk ke dalam toko. Dan, wanita-wanita pertama sudah sangat penasaran, tidak tahan lagi… mereka harus lebih dekat lagi melihat produk-produk pernak-pernik yang baru saja dibuka itu.

RASA PENASARAN menimbulkan keinginan untuk menyentuh. SENTUHAN memunculkan ikatan emosional. IKATAN EMOSIONAL menyebabkan keinginan untuk memiliki. Dan, untuk dapat memiliki, harus membeli. Inilah taktik mendongkrak penjualan hingga melambung tinggi, yang ditemukan secara tidak sengaja oleh teman saya itu. Dan, ketika segala sesuatunya mulai menurun tidak pada waktunya, toko Butik teman saya itu akan menciptakan sebuah AKSI BARU secara dadakan, yang menimbulkan RASA PENASARAN, dan… akhirnya penjualan melambung tinggi.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (150 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *