1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (199 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 10 August, 2014 - 4:30 AM

10 Keterampilan NEGOSIASI Ini Harus Dimiliki Pengusaha

Kita semua ingin mendapatkan sebanyak yang kita bisa peroleh dalam setiap transaksi. Kita tidak dapat tidak, selalu mempertimbangkan kepentingan pribadi kita setiap kali kita menegosiasikan suatu kesepakatan. Ini bukan masalah keegoisan, kelhatannya lebih seperti naluri bawaan manusia. Namun, untuk menjadi negosiator hebat, Anda harus mengesampingkan kebutuhan dan keinginan Anda, dan mulai melihat hal-hal secara objektif. Hal terakhir yang Anda tidak inginkan terjadi adalah gagalnya kesepakatan, hanya karena Anda tidak bisa berhenti berpikir untuk melayani diri sendiri.

Mirip dengan menjalankan bisnis, negosiasi bukanlah hal termudah di planet ini. Anda perlu tahu apa yang Anda berikan, sehingga Anda dapat mengambil apa yang Anda inginkan. Negosiator yang sukses memahami, bagaimana mencapai keseimbangan ini untuk membangun dan mengembangkan bisnis mereka. Apa yang memisahkan negosiator yang sukses dengan yang tidak berhasil?

Negosiator yang berhasil meluangkan waktu mereka untuk mengembangkan keterampilan penting, yang akan memberi mereka keunggulan dibandingkan negosiator lainnya. Dibutuhkan waktu dan latihan untuk menguasai keterampilan negosiasi, karena setiap transaksi akan unik, dan Anda harus menggunakan pendekatan yang tepat setiap saat.

Saat ini, kita akan membahas 10 Keterampilan Negosiasi teratas, yang harus dimiliki setiap pengusaha untuk menguasai keadaan.

1. Keterampilan perencanaan

Semua negosiasi yang berhasil adalah hasil dari perencanaan dan persiapan. Ini berarti Anda harus melakukan riset dengan benar, dan mengenal pihak lain. Mengetahui sifat bisnis mereka dan berbicara dengan orang lain yang telah bekerja sama dengan mereka, akan membantu Anda mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka.

Anda tidak dapat menawarkan sesuatu kepada orang yang tidak Anda kenal. Setelah melakukan riset dan mengetahui pihak-pihak yang terlibat, Anda harus mendapatkan istirahat yang cukup dan datang ke pertemuan tepat waktu. Ketika Anda melakukan ini, Anda akan percaya diri dan bahagia, dan mereka akan merespons dengan cara yang hebat.

2. Memahami tawaran pembukaan

Dalam kebanyakan kasus, tawaran pembukaan adalah jangkar negosiasi. Itu adalah tempat yang menyimpan sebagian besar detail penting. Karena itu, Anda perlu melihatnya dengan cermat. Beberapa elemen dari penawaran termasuk pekerjaan yang diusulkan, barang atau jasa yang akan digunakan, waktu pengiriman, jaminan, insentif, syarat dan ketentuan; dan yang paling penting adalah harga.

Jika Anda adalah orang yang akan memulai penawaran pembukaan, Anda akan memiliki kesempatan mengatur “panggung” untuk negosiasi. Ingatlah bahwa pihak lain tidak tahu apa yang Anda inginkan. Karena itu, Anda harus berani dan menyatakan apa yang Anda inginkan dengan jelas. Jika Anda berada di sisi lain, Anda harus menganalisis seberapa dekat Anda dengan penawaran yang diajukan.

Juga, miliki catatan utama yang jelas. Apa yang akan Anda terima? Lihatlah detailnya dengan cermat dan pahami apa yang Anda daftarkan.

3. Kontrol emosional

Meskipun Anda harus percaya diri karena Anda telah melakukan penelitian yang memadai, Anda tetap harus meninggalkan ego Anda. Kurangnya kontrol emosional adalah satu cara terbaik untuk gagal. Saat bernegosiasi, Anda harus bersikap netral. Ketika Anda mengendalikan pikiran dan emosi Anda, Anda akan dapat berpikir jernih dan objektif selama masa-masa sulit, dan membuat keputusan secara tepat.

Mirip dengan aspek kehidupan lainnya, Anda harus berpikir jernih ketika negosiasi menjadi tekanan. Alih-alih bersikap kaku, Anda harus rela menemukan kesamaan. Dengan melakukan ini, Anda akan menemukan keseimbangan antara tidak memberikan terlalu banyak dan mendapatkan apa yang Anda inginkan. Meninggalkan ego Anda, akan mengendalikan emosi Anda dan membantu Anda mencari jalan keluar terbaik.

Seorang pakar negosiasi, Howard Baker, memberikan nasihat; “Hal yang paling sulit dalam negosiasi apa pun, adalah memastikan bahwa Anda menghilangkan emosi dan menangani fakta. Dan ada tantangan yang cukup besar di sini dan bisa dimengerti.”

4. Mainkan permainan dengan baik

Sebelum melakukan negosiasi dengan risiko tinggi, penting untuk menjalankan semua skenario, melalui latihan bersama dengan orang dekat atau kolega. Anda pada akhirnya akan merasa tidak terlalu cemas, dan Anda akan menemukan beberapa keberatan atas penawaran yang belum Anda pertimbangkan, atau menemukan sisi lain dari kesepakatan ‘win-win’, yang dapat menguntungkan Anda dan pihak lain.

Jika Anda tidak memiliki seseorang untuk membantu Anda berlatih, Anda harus lebih dulu memainkan semua skenario di dalam pikiran Anda. Ini akan membantu Anda menyiapkan diri. Dan, satu hal lagi, memang penting untuk peduli, tetapi jangan terlalu peduli, jangan merasa terlalu terikat pada hasilnya, karena ini dapat mengakibatkan kurangnya kontrol emosi, jika Anda gagal mendapatkan apa yang Anda inginkan. Ingat, tetap netral dan jaga emosi Anda terkendali. Teruslah berlatih secara teratur dan Anda akan menguasai keterampilan ini.

5. Pemikiran strategis

Untuk memulai negosiasi dengan sukses, Anda perlu berpikir secara strategis, dan melatih kesadaran diri. Anda perlu memahami tidak hanya kekuatan dan kelemahan Anda, tetapi juga kekuatan dan kelemahan pihak lain. Melakukan ini akan membantu Anda menghindari eksploitasi yang tidak penting.

Jika perusahaan Anda masih kecil, seberapa besar pertumbuhannya dalam lima hingga sepuluh tahun? Apakah Anda memiliki kemampuan untuk menanggapi kebutuhan pelanggan Anda? Apa yang bisa Anda tawarkan, yang tidak bisa dilakukan pihak lain? Apa yang bisa ditawarkan pihak lain, yang Anda tidak bisa? Mengetahui dengan jelas di mana posisi Anda, akan membantu Anda membuat keputusan secara tepat dan strategis.

6. Bersiaplah untuk pergi

Saat Anda bernegosiasi dengan pola pikir bahwa Anda dapat pergi, jika hal-hal tidak terjadi seperti yang Anda inginkan, Anda akan berada dalam posisi berkuasa. Itulah mengapa penting untuk tetap netral sepanjang waktu, dan tidak terlalu terikat pada hasilnya. Anda tidak dapat diganggu jika Anda bisa bebas untuk bangkit dan pergi.

Ketika Anda memberi tahu diri sendiri bahwa kesepakatan ini adalah segalanya bagi Anda, Anda akan merasa sangat terikat pada hasilnya, dan menjadi sulit untuk mengendalikan emosi Anda. Dan ini akan melemahkan posisi Anda. Keberhasilan atau kegagalan Anda dalam bernegosiasi, sangat ditentukan oleh pola pikir Anda.

Ingat, Anda akan mengadakan ratusan negosiasi. Anda perlu menjaga ruang Anda terbuka untuk mendapatkan peluang yang lebih baik di masa depan. Jangan memaksakan kesepakatan yang tidak sesuai dengan Anda. Dengarkan intuisi Anda. Ini adalah panduan terbaik dan paling akurat yang Anda miliki. Anda tidak pernah dapat mengabaikan intuisi Anda dan itu selalu berhasil.

Michael Weston, seorang pakar manajemen mengatakan ini, “Untuk memenangkan negosiasi, Anda harus menunjukkan bahwa Anda bersedia untuk pergi. Dan cara terbaik untuk menunjukkan bahwa Anda bersedia untuk pergi adalah dengan pergi.”

7. Ajukan pertanyaan bagus

Anda dapat memperoleh informasi yang bermanfaat, hanya dengan mengajukan pertanyaan bagus. Semua negosiator sukses itu mengajukan pertanyaan. Jangan takut untuk bertanya, karena tidak ada yang tahu segalanya. Mengajukan pertanyaan adalah tanda kecerdasan. Namun, Anda perlu merumuskan pertanyaan Anda secara benar, untuk mendapatkan jawaban tepat sesuai dengan keinginan Anda…

Hindari mengajukan pertanyaan YA atau TIDAK, karena itu tidak akan membantu Anda mendapatkan informasi penting. Alih-alih bertanya, “Ini ide yang bagus, bukan?”, Anda lebih baik bertanya, “Bisakah Anda berbagi tantangan yang Anda hadapi tahun ini?”

8. Dengarkan dengan penuh perhatian

Kita semua suka mendengar, dan meminta seseorang mendengarkan kita tanpa menyela. Semua negosiator sukses adalah pendengar yang efektif. Mereka tidak memikirkan apa yang akan mereka katakan selanjutnya, ketika pihak lain berbicara.

Mereka mendengarkan argumen yang disajikan dengan hati-hati, dan kemudian mengkonfirmasikan apa yang mereka dengar, untuk memastikan mereka saling memahami. Anda tidak dapat memperoleh informasi berharga, jika Anda mendominasi pembicaraan di sebagian besar waktu.

9. Mempersiapkan dan menyajikan beberapa penawaran secara bersamaan

Alih-alih hanya membuat satu penawaran, pertimbangkan untuk menghadirkan lebih dari dua penawaran sekaligus. Jika pihak lain menolak semua penawaran, minta dia untuk memberi tahu Anda, mana yang paling ia sukai dan mengapa. Lalu pergilah bekerja untuk memperbaiki dan meningkatkan tawaran itu.

Anda juga dapat bertukar pikiran dengan pihak lain, untuk mencapai kesimpulan yang menyenangkan bersama. Strategi ini tidak hanya mengurangi kemungkinan gagal negosiasi, tetapi juga mempromosikan solusi kreatif.

10. Menghormati budaya

Sebagian besar hal yang kita lakukan, tidak mungkin dapat diterima seluruhnya dalam budaya lain. Karenanya, penting untuk mengetahui dengan siapa Anda bernegosiasi dan latar belakang budaya mereka. Orang-orang cenderung menghargai budaya mereka sendiri, karena itu mengendalikan semua aspek kehidupan mereka. Pelajari cara menyapa yang baik, dan ketahui kapan bisa mulai berbicara untuk menyebutkan beberapa pemikiran Anda.

Selalu bernegosiasi dengan orang yang bertanggung jawab membuat keputusan, untuk menghindari membuang-buang waktu. Selain itu, jaga agar percakapan Anda ringan dan ada sentuhan humoris, agar tidak kaku, yang bisa merusak reputasi Anda. Ketika Anda sudah menguasai sepuluh keterampilan penting ini, Anda akan menjadi salah satu negosiator terbaik di dunia.

Nah Sahabat. Menurut Anda, apa keterampilan terpenting untuk menjadi negosiator hebat?

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (199 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *