1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (280 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 01 March, 2006 - 7:00 PM

Selayang Pandang WURYANANO

Raden Mas Panji Wuryanano, yang lebih senang dipanggil Wuryanano tanpa “embel-embel gelar keningratan” ini lahir di Surabaya pada tahun 1964 adalah seorang Dokter Hewan lulusan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya. Dia memang sudah sangat tertarik pada bidang pendidikan, khususnya di bidang psikologi pengembangan diri sejak dia masih duduk di bangku SMA Negeri 6 Surabaya.

Kecintaannya pada psikologi dan pengembangan diri ini, membuat Wuryanano bersemangat untuk memperdalam wawasannya secara otodidak, dengan jalan membaca banyak buku-buku yang berkaitan dengan pendidikan sikap mental maupun motivasi dan buku-buku psikologi pengembangan diri. Dia juga sering mengikuti berbagai macam seminar maupun pelatihan kepemimpinan, pengembangan diri, motivasi dan kewirausahaan, termasuk senang berdiskusi dan tukar pikiran dengan para ahli serta pakar di bidang ilmu motivasi dan psikologi praktis.

Lulus sebagai Dokter Hewan pada awal 1989 dengan predikat “Cum laude”, Wuryanano menjajagi kemampuannya dengan pergi ke Bontang, Kalimantan Timur untuk menerima panggilan kerja di PT. Pupuk Kalimantan Timur (Persero), dan ditempatkan sebagai Manager, Unit Pertanian dan Peternakan Terpadu PUPUK KALTIM.

Meskipun bekerja sebagai Manager di salah satu Unit Kerja Pupuk Kaltim ini memperoleh banyak fasilitas dan kesejahteraan bagus, toh itu hanya dijalani Wuryanano selama kurang lebih 1,5 (satu setengah) tahun saja, kemudian dia memutuskan untuk pulang kembali ke Jawa Timur pada akhir tahun 1990, dan ingin membuka bisnis sendiri sebagai seorang Entrepreneur.

Sebagai seorang dokter hewan, yang bertekad menjadi Entrepreneur, Wuryanano mendirikan peternakan ayam potong dan petelur pada tahun 1991 dengan modal dari tabungannya selama bekerja di Pupuk Kaltim.

Peternakan ayam yang didirikannya berjalan dengam baik, hingga akhirnya terkena imbas krisis moneter pada tahun 1997/1998, yang menyebabkan usaha peternakannya merugi sangat besar hingga milyaran rupiah. Namun itu tidak menyurutkan langkahnya dalam menapaki dunia wirausaha sebagai seorang Entrepreneur.

Tetap semangat optimis, Wuryanano mencoba bangkit dengan membenahi usahanya, hingga berhasil eksis kembali dan menghasilkan manfaat baik untuk dirinya dan keluarganya, maupun masyarakat di sekitar wilayah usahanya.

Wuryanano sejak kecil sangat senang mempelajari ilmu silat kanuragan dan berbagai teknik olah nafas dan meditasi. Ilmu-ilmu tersebut, sebagian besar berasal dari dalam keluarganya, warisan turun-temurun keluarganya, yang berasal dari Kasunanan Surakarta dan masih dekat kekerabatannya dengan Kasultanan Demak. Kesukaannya belajar berbagai ilmu berbasis olah nafas dan meditasi ini, membuat Wuryanano menjadi peka terhadap hal-hal bersifat supernormal atau supranatural yang sangat bermanfaat bagi kehidupannya.

Pada tahun 1999, Wuryanano mendirikan Perguruan Daya Shakti BAYU SUKMA, sebuah perguruan ilmu tenaga dalam, yang menggunakan teknik meditasi dan olah nafas. Perguruan ini didirikan semata-mata agar Wuryanano bisa berbagi kepada banyak orang, tentang bagaimana cara bisa menjaga kesehatan fisik dan mental, sehingga pada gilirannya bisa menjalani kehidupan ini dengan penuh kebahagiaan.

Pada 1 Juni 2000, Wuryanano mendirikan Lembaga Kursus dan Pelatihan SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College Surabaya. Lembaga pendidikan ini memiliki kurikulum program untuk kemampuan praktis dan handal sebagai seorang profesional maupun sebagai seorang pengusaha; dan mulai menerima peserta didik Angkatan Pertama pada tahun 2001.

Nama SWASTIKA PRIMA diambil dari bahasa Sanskerta yg maknanya adalah:

SWASTIKA = Perputaran Hidup.

PRIMA = Utama, Baik dan Bagus.

Jadi makna hakiki SWASTIKA PRIMA adalah Menuju Perputaran Hidup yang Utama, Baik dan Bagus.

Dalam alam semesta semua gerakan berpola memutar. Bumi berputar pada porosnya ketika mengorbit matahari, matahari pun berputar mengorbit pusat galaksi Milky Way. Dan Milky Way berputar pula mengelilingi alam semesta.

Hidup ini pun bersiklus, merupakan rangkaian gerakan yang memutar dan merefleksikan hukum alam. Mengungkap prinsip-prinsip kosmis (hukum alam) yaitu gerakan yang membentuk lingkaran energi, interaksi aktif antara Alam Makrokosmos dan Alam Mikrokosmos yang terus menerus bergerak dan saling meresonansi membentuk medan energi yang disebut dunia Kehidupan Pribadi.

Gerakan melingkar atau berputar adalah gerakan yang dinamis dan menghindari titik mati, artinya Titik Akhir adalah Titik Awal untuk gerakan kehidupan selanjutnya.

Kita secara pribadi harus selalu bergerak tiap hari, itu akan membangkitkan naluri kemanusiaan kita untuk menemukan rumus alam semesta yang pada akhirnya dapat membantu kita dalam mencapai keutuhan, kedamaian, ketenangan jiwa dan kejernihan pikiran, sehingga dengan ini kita dapat menyadari keterbatasan kita sebagai hamba Tuhan yang tidak kekal di dunia ini (kenali dirimu maka akan mengenali Tuhanmu)

Perputaran Hidup (SWASTIKA) ini harus senantiasa dibungkus, diliputi dengan niat yang Utama, Baik dan Bagus (PRIMA). Sehingga makna SWASTIKA PRIMA menjadi Makna Hakiki dalam menjalani kehidupan yang fana ini.

Sampai saat ini, Wuryanano telah mewisuda Lulusan SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College ribuan orang profesional dan pengusaha muda. Keinginannya membuka Lembaga Kursus dan Pelatihan ini, disebabkan oleh impiannya mencetak calon-calon tenaga profesional maupun calon-calon pengusaha handal, yang bisa berperan aktif dalam pembangunan ekonomi bangsa Indonesia.

Yang sangat unik dan luar biasa prima pada lembaga pendidikan profesi ini adalah, syarat para calon wisudawan/wisudawati untk mengikuti Prosesi Kelulusan, yaitu: Harus Sudah Memiliki Pekerjaan atau Bisnis Sendiri. Artinya, jika para calon wisudawan/wisudawati tersebut sampai pada hari “H” Wisuda, masih pengangguran atau belum mempunyai pekerjaan atau belum membuka bisnis sendiri; maka Wuryanano sebagai Direktur SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College, tidak akan mewisuda mereka.

Lembaga Kursus dan Pelatihan SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College mempunyai 2 macam program utama, yaitu Pendidikan Kompetensi Kerja untuk lulusan SMA dan yang sederajat, dan Pelatihan Wirausaha untuk para remaja mulai SMP, SMA hingga Mahasiswa.

Wuryanano juga menuliskan pengalaman dan pengetahuannya ke dalam buku-buku yang rencananya akan diterbitkan oleh PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO dari Kelompok Kompas Gramedia, yaitu yang berjudul: “The Touch of Super Mind”, “Super Mind for Successful Life”, dan “The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit”. Semua bukunya ini ditulis semata-mata karena ingin berbagi pengalaman dan pengetahuannya dengan banyak orang yang membacanya. Dan, masih ada beberapa bukunya yang akan menyusul diterbitkan, satu diantaranya sudah hampir rampung diberi judul “Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan” rencananya akan diterbitkan oleh PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA, juga dari Kelompok Kompas Gramedia.

Wuryanano juga memiliki hobi yang paling disenanginya, yaitu sebagai Public Speaker dan Consultant Pengembangan Diri. Hobi ini dilakukan sepanjang ada waktu luang disela-sela kesibukannya sebagai seorang pengusaha yang membawahi ratusan orang pegawai.

Hobi ini sudah dilakukan sejak tahun 2004, dengan menggelar berbagai macam seminar yang bertajuk “Human Excellence Seminar Series”, yang diselenggarakan dengan biaya sangat ringan bahkan untuk kalangan tertentu, sengaja digratiskan. Ini disebabkan oleh prinsip hidupnya, yaitu selalu ingin membantu banyak orang agar kehidupannya penuh motivasi dan inspirasi, sehingga mereka bisa meningkatkan dan mengembangkan potensi dirinya; pada gilirannya bisa menjalani kehidupannya dengan penuh kebahagiaan, dan menularkannya ke lingkungan sekitarnya.

Wuryanano, adalah putra ke 2 dari 5 bersaudara. Sebagai putra nomer 2, dan anak laki-laki pertama dari lima bersaudara, Wuryanano merasa harus menjadi panutan saudara-saudaranya. Oleh karena itu, dia harus menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi orang sukses, dan menjadi contoh teladan sekaligus kebanggaan keluarga orang tuanya. Dan… dia berhasil dalam upayanya tersebut. Alhamdulillah.

Wuryanano sudah berkeluarga, punya seorang istri yang cantik, cerdas dan selalu penuh semangat mendukungnya, Christina E. Hermin S., yang punya panggilan akrab Christine Wu, dikaruniai 2 (dua) putra laki-laki yang cerdas, ganteng dan gagah perkasa, bernama Riyadh Ramadhan dan Rafidh Rabbani.

Salam Luar Biasa Prima!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (280 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...


»

2 thoughts on “Selayang Pandang WURYANANO”

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda , menurut saya psikologi dapat mempelajari bagaimana manusia belajar dalam pendidikan pengaturan, efektivitas intervensi pendidikan, psikologi pengajaran, dan psikologi sosial dari sekolah sebagai organisasi
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Psikologi yang bisa anda kunjungi di Psikologi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *