1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (250 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 29 August, 2012 - 2:00 PM

REVENUE Value vs PROFIT Value

Pendapatan (REVENUE) dan Keuntungan (PROFIT) itu berbeda, namun terkait erat, dan terkonsep dalam keuangan bisnis.

Pendapatan merupakan penghasilan kotor yang dibawa perusahaan melalui kegiatan penjualan, lini bisnis utamanya. Keuntungan atau Laba adalah istilah yang diberikan kepada uang yang tersisa dari pendapatan setelah semua biaya dibayarkan. Laba Kotor merupakan segala yang tersisa setelah biaya langsung barang yang dijual dikurangi dari pendapatan; Laba Bersih mengurangi semua pengeluaran lain dari laba kotor untuk perhitungan yang lebih realistis dari uang yang dihasilkan perusahaan pada akhirnya. Memahami perbedaan antara kedua konsep ini, dapat membantu Anda menjaga keuangan dan margin keuntungan Anda tetap aman.

REVENUE Value (Nilai Pendapatan)

Pendapatan (Revenue) sangat berharga untuk usaha kecil. Pendapatan ini sama pentingnya untuk bisnis seperti halnya udara atau air untuk manusia; tanpa pendapatan, bisnis tidak dapat bertahan lama. Pendapatan penjualan mencakup kisaran biaya yang terkait dengan melakukan bisnis, yang memungkinkan perusahaan untuk melunasi utang mereka dan membeli persediaan tambahan. Pendapatan dapat menjadi pendorong dan indikator pertumbuhan perusahaan, memberikan metrik langsung untuk mengukur seberapa cepat atau mantap suatu perusahaan tumbuh dibandingkan dengan para pesaingnya.

Untuk bisnis korporat, serta perusahaan yang lebih kecil, angka pendapatan juga dapat digunakan untuk mengesankan pemberi pinjaman dan investor, membuat perusahaan lebih menarik dengan menunjukkan peningkatan permintaan untuk produk dan layanannya.

PROFIT Value (Nilai Keuntungan)

Keuntungan atau Laba dapat sama berharganya bagi perusahaan seperti halnya pendapatan, meskipun laba belum tentu sama vitalnya untuk kelangsungan hidup perusahaan. Jika Anda menganggap kompensasi pemilik perusahaan sebagai biaya perusahaan bersama dengan biaya tenaga kerja lainnya, dapat dimungkinkan bagi bisnis kecil untuk bertahan hidup hanya dengan mencapai titik impas setiap bulan.

Namun, margin keuntungan yang sehat memberikan berbagai manfaat signifikan, menjadikannya tujuan berkelanjutan untuk semua bisnis. Menghasilkan laba memungkinkan perusahaan untuk menyimpan atau menginvestasikan pendapatan tambahan setelah membayar biaya, mengatasi badai keuangan dan periode penurunan permintaan di masa depan. Laba dapat memungkinkan perusahaan untuk tumbuh tanpa terlalu mengandalkan utang dan investasi luar, mengurangi biaya pertumbuhan secara keseluruhan dengan mengeluarkan bunga dan biaya, dan memberi perusahaan lebih banyak kendali atas keputusan pertumbuhan strategis.

Meningkatkan Pendapatan (Revenue)

Strategi untuk meningkatkan total pendapatan adalah tentang pertumbuhan penjualan secara signifikan. Meningkatkan pendapatan sangat bergantung pada berbagai komponen pemasaran, termasuk iklan, promosi penjualan, pengembangan produk, dan layanan pelanggan. Menjual lebih banyak produk atau layanan dalam hal meningkatkan pendapatan penjualan; tujuan utamanya adalah untuk membawa lebih banyak pelanggan, meningkatkan jumlah kunjungan berulang dan referensi pribadi dari pelanggan yang sudah ada.

Meningkatkan Keuntungan (Profit)

Meningkatkan margin keuntungan atau laba bukanlah sekedar menghasilkan lebih banyak uang dengan cara melakukan pengeluaran lebih sedikit. Meningkatkan laba adalah tentang mengendalikan biaya dengan meningkatkan efisiensi dalam operasional perusahaan. Perusahaan dapat mendesain ulang operasi mereka sehingga membutuhkan lebih sedikit tenaga kerja dan waktu, mendesain ulang produk untuk membutuhkan komponen yang lebih sedikit atau lebih murah, memperkenalkan otomatisasi ke dalam operasi dan mengembangkan kemitraan jangka panjang dengan pemasok, untuk mengurangi biaya mereka.

Pengendalian biaya dapat memiliki efek negatif, merugikan pada pendapatan, jika tidak dikelola dengan baik. Kunci untuk pengendalian biaya secara efektif dan maksimalisasi keuntungan adalah menyeimbangkan kegiatan pengendalian biaya dengan kualitas produk, memastikan kualitas tidak berkurang, dan tentu saja meningkatkan penjualan secara signifikan.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

Twitter: @Wuryanano

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (250 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *