1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (240 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...
Published on: November 27, 2020 - 4:15 AM

3 Cara Menjaga TUJUAN dan VISI Tetap Hidup

Berpikir untuk menyerah pada tujuan yang sedang dikerjakan, dan mulai memikirkan hal lain untuk dilakukan, itu memang hal normal, terutama ketika ada kendala dalam menyelesaikannya.

Kemudian mulai muncul pikiran seperti, “Apakah yang saya lakukan ini sudah tepat, ataukah mungkin saya tidak cocok di bidang ini? Mungkin akan lebih baik, jika saya mulai mencari sesuatu yang akan membawa hasil secara instan.” Pemikiran semacam itu, kemungkinan besar akan muncul dari benak kebanyakan orang.

Saya ingin mengingatkan Anda, bahwa hal terbaik dalam hidup ini, membutuhkan waktu untuk dibangun. Rolls-Royce membutuhkan waktu 6 bulan untuk membuatnya, dan itulah mengapa ia menjadi simbol otoritas kehebatan. Kehebatan membutuhkan waktu. Jadi, itulah mengapa tujuan Anda pun membutuhkan waktu untuk mewujudkannya.

Berikut ini 3 Cara Menjaga TUJUAN dan VISI Anda Tetap Hidup:

1. Semakin Banyak Anda Mengulangi Sesuatu, Semakin Anda Percaya

Saya yakin, ini bukan pertama kalinya Anda mendengar tentang Afirmasi. Mungkin Anda bahkan telah membuat Afirmasi Anda sendiri, sejak Anda mulai melakukan upaya untuk mencapai tujuan-tujuan Anda. Namun, Anda merasa bahwa Afirmasi itu tampaknya tidak mewujudkan impian Anda. Coba renungkan kembali, apakah Anda sudah membuat Afirmasi secara benar dan berpegang teguh padanya serta prosesnya?

Dalam membuat Afirmasi yang konkret, ketahuilah secara tepat dan detil, apa yang Anda inginkan, dan katakan dengan segenap perasaan, seolah-olah Anda sudah memilikinya, sampai Anda benar-benar mendapatkan hal yang Anda harapkan tersebut. Tetap berpegang pada script yang sudah Anda pastikan, karena perubahan script, akan berarti perubahan dalam tindakan.

Hal lain yang perlu Anda ketahui tentang Afirmasi adalah mengikuti prosesnya. Jika Anda harus melafalkannya tiga kali sehari, bacalah tiga kali sehari. Jangan biarkan “karena sibuk” membuat Anda mengabaikannya.

Jika Anda harus mengabaikannya karena sesuatu, itu berarti “sesuatu” itu lebih penting daripada tujuan yang ingin Anda capai. Dan hal lain yang lebih penting, biasanya didahulukan dalam hidup kita. Saran saya, sebaiknya Anda tidak memusingkan hal-hal kecil.

2. Buat Afirmasi Dan Papan Visi

Afirmasi membantu Anda mengingatkan diri sendiri tentang hal-hal yang Anda inginkan, tetapi yang lebih besar dari Afirmasi adalah PAPAN VISI yang Anda buat. Anda tidak dapat selalu membawa tujuan Anda dalam pikiran Anda, karena Anda telah melafalkannya tiga kali sehari. Namun, Anda akan selalu memikirkan sesuatu, saat Anda melihatnya di papan visi Anda.

Jadi yang terbaik adalah Anda memiliki satu Afirmasi, dan kemudian biarkan Papan Visi Anda membawa semua tujuan yang akan Anda capai, ketika Anda berupaya mencapai tujuan itu.

Papan Visi harus memuat semua hal-hal fisik yang selalu Anda inginkan, secara detil, yang akan Anda dapatkan saat mencapai tujuan Anda. Di sisi lain, afirmasi Anda harus berbicara tentang Anda akan menjadi siapa nantinya.

Visi dan Afirmasi Anda harus berjalan seiring. Ketika Anda melafalkan afirmasi Anda, itu seharusnya secara otomatis membuat Anda memikirkan papan visi Anda. Mungkin akan terasa sulit untuk menggantung papan visi Anda, saat Anda tidak tinggal sendiri atau ditemani oleh teman-teman Anda, dan Anda mungkin malu karenanya. Ini dia, jika Anda tidak membela apa yang Anda inginkan, itu juga tidak akan membela Anda.

Jika Anda tidak melihat hal-hal yang Anda inginkan di papan visi, saat Anda menemui masalah, akan lebih mudah bagi Anda untuk menyerah jika itu tidak berhasil. Tetapi ketika gagasan menyerah itu menghantam Anda, dan Anda berbalik untuk melihat di papan visi, tujuan Anda dan kehidupan yang Anda inginkan, itu membuat Anda meyakinkan diri sendiri untuk tidak menyerah, sebelum Anda mencapainya.

3. Anda Harus Tetap Memulai, Apa pun Situasinya

Artinya, apa pun yang sedang kita kerjakan adalah sesuatu yang sangat ingin kita kerjakan. Oleh karena itu, kita tetap harus memulainya, apa pun situasi di luar sana.

Hal lebih besar dari keinginan Anda untuk mengerjakan sesuatu adalah “Mengapa” Anda memutuskan untuk melakukannya atau memulai hal tertentu itu. Apa sebenarnya yang membuat Anda membuat keputusan untuk menginginkan kehidupan yang lebih baik?

Apakah seseorang memberi tahu Anda bahwa Anda tidak akan berhasil? Apakah Anda kehilangan semua yang Anda miliki? Apakah Anda membenci kenyataan bahwa tidak ada yang mau membantu Anda? Apakah Anda lelah meminta hal-hal yang Anda inginkan?

Tuliskan alasan tepat, mengapa Anda memutuskan untuk mulai bekerja demi kehidupan yang lebih baik, dan jangan pernah melepaskannya. Rasa sakit itu akan mendorong Anda. Tidak ada yang membuat kita melakukan lebih dari dorongan emosi kita. Apa yang Anda lakukan membuktikan apa yang Anda percayai.

SIMPULAN

Sering kali jika tidak berfungsi, itu bukan berarti tidak akan berfungsi. Artinya Anda saat ini tidak cukup tahu, dan oleh karena itu, Anda harus belajar lebih banyak. Karena umumnya, tahap Anda saat ini selalu merupakan hasil dari tingkat pengetahuan Anda saat ini, dan Anda tidak dapat melakukan lebih dari itu.

Jadi berusahalah untuk mengetahui lebih banyak tentang bidang Anda, daripada orang lain, karena Anda berusaha untuk menjadi yang terbaik. Itulah beberapa hal yang harus Anda lakukan dan akui setiap kali keadaan menjadi kabur.

Nah Sahabat. Apa yang Anda lakukan saat merasakan banyak tekanan dari pekerjaan, atau kehidupan secara umum?

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (240 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *