1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (171 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 09 August, 2007 - 7:00 AM

Bagaimama Orang Sukses Atasi 5 HAMBATAN Psikologis?

Kita lahir dalam budaya yang beragam dengan nilai, sistem, dan kepercayaan yang berbeda-beda. Perilaku dan pengambilan keputusan kita sehari-hari pun sangat terinspirasi oleh kepercayaan di masyarakat, tempat kita dibesarkan.

Namun, orang yang cerdas dan sukses, sadar diri, dan mengerti bahwa mereka tidak dapat mengontrol hal di luar dirinya, hanya dapat mengontrol kehidupan batin mereka sendiri.

Anda secara tidak sadar mulai menerima keyakinan yang telah Anda terima sejak masa kecil, sebagai “kebenaran”; dan ini menjadi sangat mengakar dalam kepribadian inti Anda. Jika suatu peristiwa mengguncang Anda, maka Anda merasa kuat, secara naluriah mencoba menjaganya karena identitas Anda dipertaruhkan.

Faktanya, untuk menjadi sukses, Anda perlu memiliki perspektif orisinal. Anda hanya bisa sampai pada momen dahsyat dalam hidup, ketika Anda menerobos dan mengabaikan keyakinan umum, dan memiliki perspektif.

Berikut adalah 5 Hambatan Umum, yang secara sadar tidak dipatuhi oleh orang sukses:

1. Sesuai: Aturan perilaku sosial yang tidak tertulis

Kita dilatih untuk mengikuti instruksi dari masa kecil kita, agar sesuai; mendapatkan gelar sarjana, mencari pekerjaan dengan gaji yang layak, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, dan menumbuhkan citra profesional cerdas dan diperhitungkan dunia bisnis.

Orang-orang sukses tidak malu untuk mengabaikan, tidak mwngikuti aturan konvensional umum di masyarakat. Mereka mempelajari dan menganalisis masalah mereka sendiri, untuk menemukan solusi yang paling efisien bagi dirinya.

2. Kepuasan instan: Mencari kesenangan langsung

Tahukah Anda rahasia sederhana dari sukses? Sukses itu tidak membiarkan rasa lapar berkurang dengan kemenangan kecil di sepanjang jalannya.

Oleh sebab itu, orang-orang sukses menunda kepuasan mereka, sehingga membangun ketangguhan mental dan menghemat energi mereka untuk hal-hal besar; misalnya ketika pertumbuhan tidak stabil, dan merasa penolakan internal meningkat, inilah saat energi Anda paling dibutuhkan. Tanpa kepuasan yang tertunda, tidak ada kekuatan atas diri sendiri.

3. Takut ketinggalan

Ingin tahu pemicu yang mengarah pada perilaku pencarian kepuasan instan di Smartphone Anda? Ketakutan bahwa Anda akan melewatkan pembaruan penting, jika Anda tidak memeriksa umpan Facebook setiap jam. Jika ponsel Anda berfungsi sebagai perpanjangan dari tubuh Anda, maka Anda mungkin menderita gangguan psikologis “takut ketinggalan”.

Jika Anda ingin mengubah masa depan Anda, maka penting untuk berkomitmen pada diri Anda saat ini. Ini dimungkinkan jika Anda menjauhkan ponsel dan gangguan lainnya.

4. Takut ketidakpastian

Manusia purba memiliki banyak ketakutan penting untuk kelangsungan hidup mereka. Untungnya, seiring dengan perkembangan, sebagian besar umat manusia tidak lagi berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar. Meskipun demikian, mekanisme pertahanan kita masih berfungsi ketika kita berada dalam situasi baru. Kita takut terhadap hal yang tidak diketahui, dan kita cenderung membuang-buang waktu, menunda tindakan, hanya untuk memahami ketidakpastian.

Orang-orang sukses memahami bahwa dunia modern berkembang pesat. Anda harus memercayai kemampuan Anda dan terus maju. Jadi, alih-alih menunggu mengumpulkan 100% data untuk membuat penilaian yang akurat, lebih baik Anda cepat mengambil tindakan, mengubah arah dan membuatnya berhasil.

Sebagai individu, Anda juga harus merasa nyaman dengan tidak mengetahui semuanya. Pada akhirnya, kuncinya adalah tindakan yang disengaja. Meskipun Anda tidak mendapatkan hasil yang diharapkan, Anda akan belajar, bertumbuh, dan dapat mengambil tindakan aktif dan korektif.

5. Merasa seperti penipu: Sindrom Penipu

“Saya tidak cukup baik. Gaji saya tidak mencerminkan nilai yang saya tambahkan ke pekerjaan saya. Saya mungkin penipu. Saya tidak pantas menjalani hidup yang saya jalani.” Kebanyakan orang sampai pada pola pikir yang membatasi dan membiarkan pikiran-pikiran ini menentukan identitas mereka. Itu disebut Sindrom Penipu.

Orang yang berprestasi tinggi mengatasi keraguan internal atas kreativitas, kecerdasan, bakat, dan keterampilan mereka. Mereka tersenyum pada suara penipu batin itu, dan tetap penuh percaya diri.

Saat melakukan ini, mereka masih bisa tetap rendah hati, tidak menyombongkan dirinya. Mereka membuat jurnal tentang kesuksesan dan kemenangan kecil mereka untuk mengingatkan diri mereka sendiri, bahwa bukanlah keberuntungan yang mengarahkan mereka selama ini. Lingkungan kita memang bisa membentuk keyakinan dan kepribadian kita, tetapi Anda harus dengan cermat memeriksa perilaku Anda, dan menemukan jalan khusus yang menentukan hidup Anda.

Jika Anda menemukan penghalang yang tidak menguntungkan Anda, maka Anda harus melepaskannya. Saya sesekali mendapatkan serangan Sindrom Penipu, dan kesadaran saya yang kuat akan hal itu, memastikan bahwa perasaan seperti itu tidak bertahan lama.

Nah Sahabat. Adakah hambatan psikologis yang membatasi hidup Anda? Apakah itu, dan bagaimana Anda mengatasi hambatan itu?

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (171 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *