1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (171 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 28 August, 2015 - 9:00 PM

Hakikat REZEKI

Rezeki bukan sekadar yang terlihat dengan pemahaman melalui logika pikiran yang amat terbatas. Namun lebih dari itu, makna lebih mendalam rezeki itu bukan sekadar di level materi fisik semata.

Apalagi memandang bahwa rezeki itu datang dari hasil usaha kerja keras sendiri, karena kemampuan kita sebagai manusia sangat terbatas.

Yakinlah bahwa ALLAH itu Maha Berkelimpahan dan senantiasa memberikan rezeki yang mencukupi bahkan berkelimpahan kepada hambaNYA.

Jika anda memiliki masalah rezeki hari ini, maka ketahuilah bahwa itu bukan disebabkan oleh rezeki anda dinafikan atau disempitkan, tetapi itu datang dari sistem kepercayaan yang tidak benar, yang datang dari pemikiran dan perasaan anda. Belajarlah agar terus yakin padaNya dan senantiasa bersyukur.

Mereka yang memiliki kekayaan, sesungguhnya yang dapat merasakan kekayaan dalam keadaan apa pun juga, dengan perasaan yang sama ketika mereka memiliki kekayaan material. Dan merekalah orang yang bersyukur, karena rasa syukur itulah kekayaan sejatinya.

Kekayaan itu datang dari dalam diri, kekayaan datang apabila kita memiliki hati penuh dengan kekayaan. Dan kekayaan paling penting adalah hati yang memiliki keyakinan tanpa ragu bahwa ALLAH adalah Pemilik Kekayaan yang sebenar-benarnya, dan kita sebagai mahlukNya senantiasa menerima rahmat dan keberlimpahanNya, jika kita memang benar-benar yakin dan penuh syukur.

Hakikat sejatinya adalah kita senantiasa berada di bawah perlindungan dan kasih sayang ALLAH dengan keberlimpahan rahmatNYA. Mana mungkin ALLAH yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang itu akan memberikan kita kesusahan? Sebenarnya, kita sendirilah yang lupa dan tidak sadar akan hakikat itu, karena tidak yakin kepadaNya, walaupun tahu DIA Maha Memberi dan kita juga tahu bahwa perlu rasa syukur, namun kita tidak bersyukur atau amat sedikit sekali bersyukur.

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung).” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Marilah kita senantiasa bersyukur kepada ALLAH, memenuhi hati kita dengan kekayaan anugerah dariNya. Inilah sesungguhnya Hakikat Rezeki.

Wallahu a’lam bishshawab.

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (171 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *