1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (312 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...
Published on: January 21, 2009 - 10:00 AM

BISNIS itu Seperti MENJUAL MATAHARI

Tentunya kita semua tahu MATAHARI, bukan? Yang tiap hari keluar di Ufuk Timur, dan tenggelam di sebelah Barat, selalu menerangi dan memanasi Bumi seisinya ini (kecuali yang tinggal di Kutub ya…). Maksud saya itu bukan sebuah nama Department Store loh ya.

Ok, back to the title: BISNIS itu Seperti MENJUAL MATAHARI, sengaja saya ambil sebagai judul tulisan saya kali ini.

Kalau Anda menyukai wisata daerah pegunungan atau pantai, pastilah bisa memahami, bahwa daerah wisata tersebut lebih sering ditonjolkan adalah pesona Matahari Terbit atau Tenggelam. Misalnya wisata di Gunung Dieng Jawa Tengah dan Bromo Jawa Timur, serta pantai Parang Tritis Jawa Tengah, pantai Kuta dan Nusa Dua di Bali. Yah, tempat wisata semacam itu, benar-benar menjual Matahari. Pelaku bisnis di sini mengandalkan Matahari sebagai anchor business, yang bisa selalu mendukung ramainya bisnis-bisnis mereka di sana. Jika tanpa dukungan pesona Matahari, kemungkinan besar bisnis mereka bisa saja menjadi susut bahkan merugi. Nah, itu tadi gambaran bisnis yang memang benar-benar menjual MATAHARI.

Bagaimana dengan bisnis Anda? Jika bisnis Anda memang sudah bertempat di daerah wisata semacam itu, tentu bagus dan bersyukurlah, karena Matahari bisa dikatakan secara langsung telah membantu perkembangan bisnis Anda. Anda tinggal memolesnya lagi, agar semakin cepat membesar bisnisnya.

Maksud saya dengan istilah BISNIS itu Seperti MENJUAL MATAHARI, adalah apa pun bisnis Anda, maka perlakukanlah bisnis Anda itu seperti layaknya MATAHARI, yang selalu bisa menyinari dan menghangatkan lingkungan Anda sendiri, dalam hal ini adalah para pelanggan Anda.

Tidak mudah memang untuk memulai bisnis, lebih tidak mudah lagi untuk merawat bisnis, dan semakin tidak mudah untuk mengembangkan dan membesarkan bisnis. Oleh sebab itu, saya selalu berupaya untuk membesarkan bisnis-bisnis saya, laksana menjual Matahari. Jadi saya akan senantiasa menjaga agar orang lain bisa merasakan keindahan bisnis saya, merasakan kehangatan pelayanan saya, merasakan manfaat dari produk bisnis saya.

Dan hal paling penting lagi adalah tetap menjaga, JANGAN SAMPAI PELANGGAN MERASA KEPANASAN, karena menjadi pelanggan bisnis saya, sehingga mereka sampai perlu membawa payung atau sunblock untuk menghindari bisnis saya. Apalagi sampai mereka membawa pasukan Pemadam Kebakaran untuk memadamkan bisnis saya. Wah!

Tidak mudah membuat Bisnis kita menjadi layaknya Matahari, yang bisa memberikan kenyamanan dan kehangatan serta keindahan bagi para pelamggan, tidak hanya bagi diri kita sendiri. Perlu upaya kuat dan sungguh-sungguh, bagaimana caranya, agar Bisnis kita menjadi Matahari yang sangat cocok bagi para pelanggan, bagi banyak orang. Memang usaha itu tidak mudah. Tetapi harus dipahami bahwa TIDAK MUDAH BUKAN BERARTI TIDAK BISA.

Saya setiap saat selalu melakukan introspeksi, baik terhadap sikap dan tindakan saya pribadi, maupun introspeksi ke dalam tim manajemen bisnis saya. Untuk itu, saya lebih fokus prioritas utama pada peningkatan kualitas manajemen sumber daya manusia, dan kualitas produk (barang / jasa) bisnis saya. Dua prioritas ini menurut saya perlu diutamakan dan selalu dipantau perkembangannya, agar menjadi lebih baik di sepanjang perjalanan bisnis. Karena kedua hal ini, sumber daya manusia dan kualitas produk, langsung berhubungan para pelanggan dan relasi bisnis saya.

Nah Sahabat. Bagaimana dengan bisnis Anda sendiri? Sudahkah Anda menjadikan bisnis Anda layaknya Matahari, yang bersinar terang dan lembut, hangat, membuat nyaman, indah sinarnya, dan tidak menyilaukan, serta tidak sampai membuat orang menghindar karena kepanasan. Jadikanlah Bisnis itu selayaknya Matahari, yang bisa menjadi anchor business, sehingga membuat bisnis kita menjadi jujugan para pelanggan dan mempesona bagi banyak orang.

Kita harus tahu bagaimana menyikapi sang Matahari. Anda sendiri pasti juga tidak tertarik untuk datang melihat Matahari di siang yang panas sekali. Anda pun pasti menghindar dan berlindung dari sengatan panasnya Matahari, bukan?

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (312 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Leave a Comment

Your email address will not be published.