1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (225 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 24 September, 2009 - 10:30 PM

Memilih TALENTA Terhebat di Perusahaan Anda

Ketika Anda membangun kesuksesan, Anda tahu bahwa bisnis itu hanya sekuat anggota tim terpintar. Sebagai pemilik perusahaan, terserah untuk menemukan orang-orang terbaik, mempekerjakan mereka, melatih mereka dan menumbuhkan mereka. Karyawan Anda harus memberikan semua yang mereka punya. Itu pekerjaan mereka. Adalah tugas Anda untuk menemukan apa yang mereka miliki, yang masih tersembunyi, dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Itu hal yang tidak mudah. Perusahaan raksasa dapat mengalihdayakan seleksi karyawan ke perusahaan pencarian eksekutif, dan mereka dapat membangun departemen sumber daya manusia untuk melakukan penilaian dan menunjukkan anggota tim yang dapat berkontribusi lebih banyak.

Tetapi untuk perusahaan kecil dan pemula, pencarian karyawan biasanya langsung dilakukan oleh pendiri atau pemilik perusahaan. Anda harus dapat menemukan kemampuan tersembunyi yang dimiliki oleh para kandidat, dan nantinya dapat memanfaatkannya.

Ada Tiga Tanda Utama dari Karyawan Bintang:

1. Bintang Mentor Secara Alami

Karyawan bergabung dengan perusahaan sudah punya berbagai keterampilan dan pengetahuan. Bahkan ketika Anda menetapkan tugas, dia dapat melakukannya lebih mudah daripada yang lain. Karyawan bintang tidak hanya mengangkat tangan mereka karena mereka tahu mereka bisa melakukannya lebih cepat. Namun dia juga mengajak rekan kerjanya dan menjelaskan apa yang harus dilakukan sehingga mereka bisa melakukannya lain kali. Karyawan semacam ini dapat menjadi mentor bagi karyawan lainnya.

Karyawan bintang tidak hanya menggunakan pengetahuan mereka untuk berkontribusi secara pribadi di perusahaan. Mereka juga mencari cara untuk menyumbangkan pengetahuan mereka kepada perusahaan dan membuat seluruh tim perusahaan menjadi lebih kuat.

2. Bintang Mendengarkan Lebih Dari Mereka Bicara

Rapat, sering dianggap kutukan di setiap hari kerja, dan bukan hanya karena menyedot waktu produktif, alih-alih untuk berbicara. Bagi karyawan biasa, rapat merupakan kesempatan besar untuk memamerkan apa yang mereka pikir adalah ide besar mereka.

Karyawan biasa melihat rapat sebagai peluang untuk mengesankan atasan. Jadi mereka berbicara dan senang berbicara, berharap mendapat perhatian pimpinan, dan mendominasi pembicaraan.

Karyawan bintang, BUKAN orang-orang yang membuat suara paling banyak di rapat perusahaan. Melainkan yang duduk diam. Mereka tahu tidak ada gunanya mendiskusikan ide yang tidak akan terjadi, sehingga mereka menghabiskan waktu untuk berpikir. Mereka berkontribusi ketika itu penting. Mereka menghadirkan ide baru dan menunggu reaksi. Atau mereka membunuh ide buruk dengan satu kritik, lalu diam. Perusahaan yang sukses selalu menghargai kualitas daripada kuantitas.

3. Bintang selalu Benar-Benar Peduli

Tantangan terbesar bagi setiap wirausaha adalah menemukan seorang karyawan yang peduli pada bisnis seperti halnya mereka. Bagi pendiri atau pemilik usaha, perusahaan adalah segalanya. Bagi seorang karyawan biasa, ini adalah hal saat ini, pekerjaan yang mereka pegang sekarang sampai mereka mendapatkan penawaran yang lebih baik di perusahaan lainnya.

Namun bagi karyawan bintang, ada yang berbeda. Mereka sangat bangga dengan pekerjaan di perusahaan seperti pemilik perusahaan. Mereka berfokus pada keberhasilan perusahaannya lebih dari kesuksesan mereka sendiri. Dan mereka bersedia berkorban untuk melihat bisnis perusahaan mencapai tujuannya.

Gairah yang dimiliki oleh karyawan bintang itu bukanlah sesuatu yang bisa Anda ukur secara kuantitatif. Tetapi itu adalah sesuatu yang dapat Anda lihat dan rasakan keberadaannya. Dan ketika Anda melihatnya, segera promosikan karyawan bintang itu.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (225 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *