1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (167 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

Published on: 11 January, 2014 - 9:00 AM

3 Cara Menjalani Kehidupan dengan Persyaratan Anda

Apakah Anda pernah mulai mengatakan sesuatu yang Anda tahu seharusnya tidak perlu Anda katakan? Dan, tindakan itu selalu saja terulang dan berulang terus. Saya berbicara tentang saat-saat di mana tampaknya apa pun yang Anda lakukan, tidak punya pilihan selain untuk mengulanginya lagi, meskipun Anda sudah tahu bahwa hal itu tidak perlu terulang lagi.

Sahabat, inilah yang dapat dikaitkan dengan titik-titik buta dalam pikiran kita. Area di mana cara berpikir kita menyembunyikan kunci untuk membuka potensi penuh kita. Kita telah mencari ke mana-mana, tetapi tidak dapat melihat di mana letak titik-titik buta pikiran kita. Hambatan kesadaran ini sulit dan bahkan tidak dapat dibedakan dengan pemikiran yang membuat kita sampai ke tujuan. Pikiran baru dan perasaan yang baru harus dibentuk untuk menghancurkan pola lama yang sudah tertanam. Untuk kehidupan yang benar-benar kita cintai, kita harus mendapatkan sudut pandang baru.

Berikut adalah 3 Hal Penting untuk mengungkap titik-titik buta pikiran Anda, dan menjalani kehidupan dengan persyaratan Anda:

1. Hadapi Ego Anda

Ego Anda, lebih dari segalanya, adalah alat pelindung. Dibuat dari bagian paling primitif di otak Anda, seperti amigdala, ego Anda membuat tembok ketika Anda membuat kesalahan atau menjadi korban kelemahan Anda. Komponen jiwa Anda ini, pada dasarnya adalah diri Anda yang palsu, semakin mempersulit Anda untuk mengatasi kekurangan Anda secara logis, dan mengacaukannya dengan emosi.

Karena kelangsungan hidup dan keselamatan Anda adalah yang terpenting, tanggung jawab dihindari dan dialokasikan di tempat lain. Lebih buruk lagi, area-area otak ini tidak dapat diakses oleh kesadaran kita.

Namun, kita memiliki bagian otak yang bertanggung jawab atas logika dan alasan. Kesadaran tingkat tinggi, non-reaktif ini dapat membimbing Anda ke arah yang benar jika Anda mengizinkannya. Memahami bahwa Anda sedang berperang dalam pikiran Anda adalah langkah pertama, dan yang kedua adalah Anda mau mengizinkan untuk menang.

Ego Anda tidak aman, terbelakang, tidak rasional, dan egois menyakitkan. Ironisnya, karena tidak akan berhenti untuk memastikan kebutuhan dangkal Anda terpenuhi, seperti perhatian, cinta, pujian, koneksi, dll, itu biasanya membahayakan mereka dengan terlalu terikat dengan kebutuhan dangkal Itu.

Sebuah nasihat bijak berkata, “Ego hidup dalam ketegangan, antara siapa Anda dan apa yang Anda inginkan.”

2. Pertanyakan Segalanya

Sukses itu belum final. Apa cara-cara yang saat itu berhasil, mungkin tidak akan berfungsi selamanya. Dengan pendekatan tertentu yang membuahkan hasil di masa lalu, secara alami, kita cenderung bias dalam menyikapinya, dan mengatasinya dengan bodoh. Sulit untuk melepaskan keyakinan bahwa cara-cara lama yang dulunya berhasil, sudah tidak cocok lagi untuk digunakan pada saat ini. Itulah sebabnya, kebanyakan dari kita berada dalam situasi kehidupan saat ini adalah karena sejumlah pilihan yang telah kita buat berdasarkan kepercayaan itu.

Dengan cara yang sama, apa yang membuat Anda sukses di masa lalu, saat ini tidak akan membawa Anda ke sana. Di sinilah banyak orang berjuang untuk tetap berada dalam permainan dan mulai menderita, ketidakberdayaan muncul ketika tampaknya semua yang Anda tahu tidak akan membuat perbedaan.

Dengan terus-menerus mempertanyakan pendekatan, pola pikir, sikap, dan fokus yang Anda gunakan, Anda menyaring pilihan-pilihan secara objektif, sampai Anda mendasarkan pada apa yang Anda pilih untuk dicoba. Bahkan jika Anda salah pertama kali, Anda cukup kembali, dan mencoba sesuatu dengan cara yang lain. Itu menjadi berantakan ketika kita terlalu mengidentifikasi diri dengan apa yang kita pikirkan. Anda dapat memiliki pendapat yang kuat, tetapi bersikaplah fleksibel untuk menjalankannya

3. Mencari Umpan Balik Dari Orang Bijaksana

Langkah ini terdaftar terakhir karena alasan yang jelas, yaitu inilah yang paling sulit. Menempatkan diri di luar sana di tempat terbuka, yang punya potensi berbahaya secara mental, bukanlah hal mudah. Namun, ketika Anda menyadari bahwa hasilnya jauh melebihi risikonya, Anda akan bertindak setiap saat.

Temukan beberapa orang kepercayaan, yang pendapatnya Anda hargai. Mungkin mereka telah mencapai beberapa kesuksesan dalam hidup mereka atau mungkin mereka hanya tahu bagaimana cara menyerang Anda. Siapkan percakapan teratur dengan mereka untuk memberikan umpan balik tentang apa yang Anda rencanakan dalam hidup, dan memastikan perasaan Anda ditangguhkan selama percakapan itu. Buat ruang yang aman untuk memberikan umpan balik yang jujur, dan bijaksana, agar Anda dapat melihat dari sudut pandang orang lain, dan membuat keputusan apakah Anda akan menambahkannya ke dalam gudang pemikiran Anda atau tidak Ingat, orang lain sering dapat melihat apa yang Anda tidak bisa Anda lihat

Ini bukan forum terbuka bagi seseorang untuk mengacaukan Anda. Ini hanyalah tempat pelatihan bagi Anda dengan persepsi yang telah Anda buat untuk diri Anda sendiri melalui sikap dan tindakan Anda. Dengan menghormati dan menghargai pendapat orang lain, Anda akan selangkah lebih dekat untuk masuk ke dalam pikiran dan hati orang-orang yang paling ingin Anda pengaruhi – serta lebih menjauh dari ego Anda.

“Dibutuhkan kerendahan hati untuk mencari umpan balik. Diperlukan kebijaksanaan untuk memahaminya, menganalisisnya, dan bertindak sesuai dengannya.” – Stephen Covey

Orang tidak bisa menghargai apa yang tidak mereka ketahui ada di sana. Ada lebih dari satu pilihan dalam kehidupan dan Anda kebetulan memiliki salah satu dari miliaran. Hidup bukan seperti yang Anda lihat. Tetap berpijak pada situasi dan melihat emosi Anda apa adanya, akan memungkinkan Anda untuk terus meningkatkan perspektif Anda dan mendapatkan pemandangan lain yang indah.

Anda tidak dapat mengakses periferal Anda tanpa meregangkan pandangan. Coba tiga teknik ini, dan temukan sendiri apa yang selama ini Anda jalani.

Nah Sahabat. Bagaimana Anda menemukan apa yang menghambat Anda untuk mencapai kesuksesan dalam hidup Anda?

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Twitter: @Wuryanano

Owner SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (167 votes, average: 5.00 out of 5)

Loading...

«
»

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *